Assalamu'alaikum.... ^_^ Cara Ampuh Atasi Infus Macet dan Darah Naik ke Selang Infus

Cara Ampuh Atasi Infus Macet dan Darah Naik ke Selang Infus

Cara Ampuh Atasi Infus Macet dan Darah Naik ke Selang Infus
Penyebab orang diinfus adalah karena ia sedang membutuhkan perawatan medis. Sebagian besar pasien yang dirawat di rumah sakit memerlukan infus selama masa perawatan. Kadang pasien diinfus karena badan lemas. Selama masa tersebut, mungkin akan tampak adanya gelembung udara atau darah yang naik ke selang infus. Kondisi ini bisa terjadi ketika pasien melakukan gerakan tertentu di area tangan tempat infus terpasang. Pasien yang panik melihat darah naik ke selang infus biasanya segera memanggil perawat. Perlu diketahui juga, tidak semua penyakit membutuhkan infus. Ada penyakit-penyakit yang harus diinfus dan juga tidak. 
Jika Anda pernah mengalami kondisi tersebut, Anda tentu pernah mendengar bahwa darah yang naik ke selang infus bisa membahayakan kesehatan. Tapi apakah Anda mendapatkan penjelasan yang cukup mengenai bahayanya?

Tujuan pemasangan infus

Pemasangan infus atau saluran intravena merupakan suatu tindakan medis yang bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan cairan melalui pembuluh darah vena bagi pasien yang dirawat di rumah sakit. Isi cairan infus yang diberikan dapat bervariasi berdasarkan pada kondisi dan kebutuhan pasien tersebut.
Jumlah pemberian cairan infus harus dengan pemantauan. Kebutuhan cairan harus terpenuhi, tetapi tak boleh berlebihan karena bisa memperberat kerja organ khususnya jantung dan ginjal. Pemantauan ini dilakukan oleh tenaga kesehatan yang membantu proses perawatan pasien selama di rumah sakit, dan tercatat dalam rekam medis pasien.
Secara garis besar, tujuan pemasangan infus pada pasien antara lain:
  • Rehidrasi pasien yang mengalami dehidrasi, yang disebabkan oleh sakit tertentu atau setelah melakukan aktivitas berat.
  • Terapi untuk mengatasi infeksi dengan menggunakan antibiotik.
  • Terapi kanker dengan menggunakan obat kemoterapi.
  • Terapi nyeri menggunakan obat tertentu.
Terapi cairan yang diberikan melalui selang infus terdiri dari beberapa komponen, seperti air yang mengandung elektrolit, gula, atau obat tertentu dengan kadar yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Jumlah cairan yang diberikan bergantung pada kondisi klinis pasien, berat badan, dan usia. Kecepatan pemberian juga berbeda antara satu orang dengan yang lain dan dipertimbangkan oleh dokter yang merawat.
Penyebab darah naik ke selang infus
Setelah pasien melakukan aktivitas yang butuh gerakan tangan cukup banyak – misalnya ke toilet – tak sedikit kasus ditemukannya darah naik di selang infus. Kondisi ini terjadi karena disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:
  • Penjepit pada selang infus tidak tertutup ketika sedang melakukan aktivitas yang melibatkan pergerakan yang cukup banyak di daerah terpasangnya infus.
  • Selang infus tergulung atau terlipat.
  • Aliran cairan infus terlalu lambat, sehingga menimbulkan clot atau sumbatan.

Cara Ampuh Atasi Infus Macet dan Darah Naik ke Selang Infus

Selain itu, selang infus adalah suatu alat yang berfungsi untuk menyalurkan cairan serta obat-obatan intravena ke dalam pembuluh darah vena. Pada ujung selang infus terdapat suatu alat yang disebut abocath atau jarum infus yang ditusukkan ke dalam pembuluh darah. 

Seringkali pada perubahan posisi tangan tersebut dapat mengubah tekanan dan posisi jarum infus di dalam pembuluh darah sehingga sebagian darah ada yang kembali ke selang infus, namun hal ini tidak perlu dikhawatirkan selama tetesan infus masih jalan. 

Apabila anda melihat bahwa tetesan infus tidak jalan dan darah bertambah, kemungkinan jarum infus tersumbat oleh bekuan darah dan disarankan untuk segera menghubungi perawat jaga. Perawat biasanya akan melakukan spooling, yaitu tindakan menyuntikkan cairan steril atau infus untuk melancarkan kembali infus. Selain itu, anda juga dapat mencoba cara seperti memperbaiki posisi tangan terhadap infus (jangan terlalu tinggi dan terlalu jauh dari infus) dan hindari menekuk dan menggerakkan tangan yang terinfus terlalu sering.

Apa Bahaya Darah Naik ke Selang Infus?

Berbagai faktor di atas bisa saling berkaitan dan menimbulkan perbedaan tekanan, yang dapat memicu naiknya darah di pembuluh darah vena menuju ke selang infus. Saat kondisi ini terjadi, sebaiknya segera laporkan kepada tenaga kesehatan yang merawat pasien tersebut, sehingga bisa diatasi dengan baik sebelum menimbulkan komplikasi.
Apabila jumlahnya sedikit, darah yang naik di selang infus sangat jarang menimbulkan dampak negatif bagi pasien. Namun, jika terjadi dalam jumlah yang cukup banyak, maka ini bisa meningkatkan risiko terbentuknya clot atau pembekuan darah. Clot tersebut dapat menghambat aliran cairan yang diberikan melalui selang infus.
Akibatnya, asupan cairan yang diperoleh tubuh bisa menimbulkan dehidrasi atau tidak optimalnya pengobatan yang diberikan, tergantung pada jenis cairan infus yang diberikan kepada pasien. Jika terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama, kondisi tersebut bisa menimbulkan reaksi infeksi, yang sering disebut dengan flebitis  atau peradangan pembuluh darah.
Dari pemaparan di atas, sebaiknya hindari gerakan-gerakan yang bisa mengakibatkan darah naik ke selang infus. Misalnya tidak melakukan gerakan yang berlebihan pada lokasi dipasangnya infus. Jika mungkin, pasang penjepit pada selang infus dan jangan sampai selang terbelit atau terlipat saat bergerak. Jika Anda telanjur mengalaminya, segera laporkan kondisi tersebut kepada perawat yang merawat Anda agar bisa segera ditangani dengan baik.
Penyebab Cairan Infus Macet Dan Cara Penanganan/Mengatasi tanpa Spooling
Adapun penyebab cairan infus macet adalah sebagai berikut :
  1. Kedap udara pada botol cairan, misal pada obat metronidazol/paracetamol infus; Solusinya adalah membuat tekanan udara pada botol tinggi dengan menusukan needle/jarum
  2.  infusan yang hampir habis; mengganti infusan ang hampir habis dengan cairan infus yang baru
  3. Salah pemasangan jenis infus set pada saat tranfusi darah atau infusan yang memiliki partikel besar; solusinya adalah mengganti infus set dengan tranfusi set
  4. Standar infus yang kurang tinggi; solusinya adalah dengan meninggikan tiang infus tersebut
  5. Jenis cairan infus yang memiliki kepekatan tinggi seperti darah dll, solusinya: dengan cara membilas; yaitu mengganti sementara infusan dengan cairan normal salin, Mengusap/mengurut vena area penusukan infusan dan Kompres dengan kapas/kasa alkohol
  6. Penancapan infus ke plabot tidak tepat (infus kurang nancap/patah); solusinya dengan menancapkan dengan mantap jarum infus set atau mengganti yang baru
  7. Adanya udara pada selang infus; caranya dengan memposisikan roll klem dibawah selang yang berisi udara dengan tujuan agar udara tidak masuk ke vena, selanjutnya lakukan penyentilan pada area selang yang berisi udara ampai udara pecah dan naik ke drip chamber
  8. Selang infus terlipat/terjepit; solsinya adalah dengan membebaskan selang infus yang terjepi/terlipat
  9. Posisi tangan menekuk; solusinya adalah dengan memposisikan tangan yang menekuk ke posisi lurus (anatomis)
  10. Fiksasi yang terlalu kuat dan ketat; solusinya adalah dengan mengganti, melonggarkan atau melepas perekat/plester
  11. Iv canula bergeser/menekuk; solusinya adalah dengan mengembalikan posisi iv canula ke posisi lurus, jika infusan tidak jalan maka sebaiknya di infus ulang
HATI-HATI DENGAN KASUS DIBAWAH INI, BOLEHKAH KITA MELAKUKAN SPOOLING  INFUS
  1. Macet karena sudah terpasang infus lebih dari 3 hari
  2. Pembengkakan (oedem) pada area penusukan infus
  3. Adanya bekuan darah pada selang infus atau IV canula (Abocath/Pemvlon)
  4. Plebitis/kemerahan pada area penusukan IV Canula
Solusi Untuk keempat masalah diatas tidak dianjurkan untuk spooling dikarenakan akan memperparah pembengkakan (oedem), tomboplebitis, emboli dan trombus masuk kedalam aliran darah.

Daftar Pustaka :
Admin
Seorang sarjana salah jurusan. Penulis yang tidak puitis. ^_^

Sign out
Next
This Is The Current Newest Page
Previous
Previous Post »
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool