Assalamu'alaikum.... ^_^ Fakta Jet Lag Yang Tak Dapat Diobati

Fakta Jet Lag Yang Tak Dapat Diobati

Fakta Jet Lag Yang Tak Dapat Diobati
Fakta Jet Lag Yang Tak Dapat Diobati

Jet lag merupakan satu hal yang tak asing lagi bagi traveler yang sering melakukan penerbangan jarak jauh. Bisa dibilang, jet lag adalah satu di antara bentuk kelelahan di era modern seperti sekarang ini.

Lalu sebenarnya, apa sih jet lag itu?

Dikutip TribunTravel.com dari laman Telegraph, istilah 'jet lag' pertama kali digunakan pada 1960an. Jet lag adalah ekspresi pembentukan kata baru (portmanteau) yang menggabungkan 'jet set' dan 'time lag.' Setelah penemuan dan penggunaan pesawat jet selama Perang Dunia II, perjalanan udara komersial dengan cepat berkembang.

Namun, secara berangsur-angsur diperhatikan, kelas masyarakat yang menikmati keistimewaan penerbangan ini menderita penyakit yang sebelumnya tidak terdiagnosis. Yakni, jenis kelelahan tertentu yang ditimbulkan langsung dari laju perjalanan jet.

Jet lag memiliki fakta dan definisinya sendiri, sebagaimana dirangkum TribunTravel.com dari laman Telegraph berikut.

1. Jet lag berbeda dari kelelahan biasa

Perlu digarisbawahi, jet lag tidak sama dengan kelelahan biasa. Sementara kabin yang penuh sesak, kursi yang tidak nyaman, dan anak-anak yang menangis rewel memang dapat menjadi faktor penyebab kelelahan perjalanan udara.

Namun, jet lag bukanlah efek dari keadaan-keadaan tersebut. Sebaliknya, jet lag diakibatkan oleh jam biologis manusia yang telah terbiasa di satu tempat, tetapi menjadi kacau saat berada di tempat baru karena cepatnya perjalanan udara. Sehingga jet lag dapat terjadi setiap kali satu zona waktu dilewati.

Namun jet lag bakal sangat terasa ketika ada beberapa zona waktu yang terlibat. Sederhananya, inilah mengapa seseorang merasa begitu tidak nyaman ketika tiba di Bandara Heathrow di London pada jam 8 pagi di pagi hari dari Bandara JFK, New York. Ini membuatnya masih merasa seperti jam 2 pagi di New York.

Tubuh telah melakukan perjalanan lebih cepat daripada kemampuan tubuh untuk mengatur ulang jam alaminya yang dikenal dengan ritme sirkadian.

2. Jet lag tidak dapat diobati

Bentrokan tak terelakkan antara waktu lokal dan jam biologis tubuh berarti tidak ada obat untuk menyembuhkan jet lag. Namun, tentu saja masih ada beberapa perawatan untuk mengatasinya.

Selain minum kopi, tidur siang, dan teknik lain yang berlaku untuk kelelahan biasa, ada trik khusus untuk jet lag.

Disarankan, seseorang melakukan serangkaian puasa dan makan sebelum bepergian untuk membantu mengatur ulang rutinitas jam biologis tubuhnya. Lalu, ada kacamata terapi cahaya yang populer untuk membantu mengatur ulang ritme sirkadian secara cepat, meskipun harganya cukup mahal.

Di luar cara-cara 'meretas' jam biologis seseorang, cara yang paling dapat diandalkan untuk mengatasi jet lag adalah membiarkan tubuh meluangkan waktu untuk beradaptasi. Yakni, dengan membiasakan diri dengan paparan sinar matahari dan siklus selestial di tempat baru. Waktunya sekitar satu hari untuk setiap kali zona waktu yang dilewati.

Intinya, hargailah tubuh dan bersabarlah. Ritme sirkadian dapat ditemukan di semua organisme hidup, mulai dari paus biru hingga bakteri sel tunggal, dan telah berevolusi karena berbagai alasan penting.

3. Jet lag memiliki dampak ekonomi

Tidak dipungkiri, sebagian besar penumpang pesawat terbang tidak sabar menunggu jet lag reda. Dan pada gilirannya telah menghasilkan budaya jet lag. Ini pulalah yang dimanfaatkan oleh para kapitalis. Saat di terminal bandara internasional mana pun, penumpang dapat menemukan berbagai kedai kopi untuk meningkatkan energi.

Ada pula toko-toko yang menjual bantal leher, layanan pijat, serta maskapai yang menyediakan lounge yang menawarkan kamar mandi, hot bar, dan pilihan tidur untuk penumpang yang sedang transit.

Sementara, untuk penumpang kelas satu tersedia fasilitas mewah dan nyaman seperti itu di atas pesawat terbang. Jet lag memiliki dampak ekonomi, intinya kenyamanan tidur pun bisa jadi komoditas yang diperjualbelikan.

Source : http://travel.tribunnews.com/
Admin
Seorang sarjana salah jurusan, penggemar Naruto, hobi membaca komik, nonton Drakor dan Menulis Puisi, Cerpen dan Novel. Pencinta alam dan penggemar Edelweis.

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool