Assalamu'alaikum.... ^_^ Penyakit Jantung Bawaan Biru dan Tidak Biru

Penyakit Jantung Bawaan Biru dan Tidak Biru

Penyakit Jantung Bawaan Biru dan Tidak Biru

Penyakit jantung seringkali dikaitkan dengan penyakit orang berusia lanjut. Padahal anak-anak pun juga dapat menderita penyakit jantung. Penyakit jantung yang diderita oleh bayi atau anak-anak dikenal dengan istilah penyakit jantung bawaan (PJB).

Penyakit jantung bawaan ini telah dimiliki oleh bayi semenjak berada di dalam kandungan. Penyebab utamanya adalah keadaan orang tua. Orang tua yang menjalani pola hidup tidak sehat (merokok, kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak, dan alkohol) serta menderita tekanan mental (banyak memikirkan masalah, sering marah, dan stres) cenderung akan melahirkan bayi yang tidak normal.

Secaraa umum, penyakit jantung bawaan dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu penyakit jantung bawaan tidak biru (PJB non sianosis) dan penyakit jantung bawaan biru (PJB sianosis). Penyakit jantung bawaan tidak biru lebih sering ditemukan, yaitu sekitar 75% dibandingkan penyakit jantung bawaan biru.

Penyakit bawaan biru lebih mudah terdiagnosis karena terlihat perubahan fisik yang jelas, dimana warna kuku, bibir, dan ujung jari penderita menjadi biru. Hal ini dikarenakan kadar oksigen yang rendah akibat tercampurnya darah bersih dan darah kotor. Sedangkan pada penderita jantung bawaan tidak biru, kadar oksigen di dalam darahnya masih normal.

Sakit Jantung Bawaan tidak biru (PJB non sianotik)
Sakit jantung bawaan tidak biru (PJB non sianotik) terkadang menjadi lebih berbahaya dari penyakit jantung bawaan biru. Hal ini dikarenakan tidak adanya perubahan yang terlihat secara nyata pada bayi. Sehingga seringkali menyebabkan keterlambatan diagnosis. Kendati demikian, terdapat beberapa gejala pada penderita penyakit jantung bawaan tidak biru.

Berikut beberapa gejala penyakit jantung bawaan tidak biru:

  • Sesak nafas
  • Malas untuk menyusu ke ibu
  • Tidak aktif bergerak
  • Sering tertidur
  • Dalam keadaan parah, penderita akan mengalami kejang disertai naas terengah-engah
Banyak orang tua yang tidak mengenali tanda-tanda penyakit jantung tidak biru. Sehingga penyakit ini sering terabaikan. Untuk mengantisipasi hal-hal buruk, sebaiknya lakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada bayi jika menunjukkan gejala yang aneh dan tidak normal.

Berikut penyebab sakit jantung bawaan tidak biru:

  • Terdapat sumbatan atau obstruksi pada ruang jantung kanan, misalnya gangguan di katup pulmonal.
  • Terdapat sumbatan pada ruang jantung kiri, misalnya penyempitan dinding aorta dan stenosis katup aorta
  • Terdapat kebocoran sekat antara jantung kanan dan jantung kiri, sehingga menyebabkan arus balik aliran darah.
  • Terbukanya PDA pembuluh darah yang menghubungkan arteri pulmonal dan aorta, sehingga darah yang dialirkan menuju paru-paru menjadi berlebihan. Misalnya, adanya kebocoran pada sekat bilik atau ventricular septal defect (VSD) dan kebocoran pada sekat serambi atau antrial septal defect (ASD).
Sakit jantung bawaan biru (PJB sianotik)
Sakit jantung bawaan biru lebih mudah terdeteksi sejak dini. Dimana warna kulit penderitanya menjadi kebiruan. Hal ini dikarenakan darah yang dialirkan ke seluruh tubuh mengandung oksigen dengan kadar rendah.

Beberapa gejala penyakit jantung bawaan biru (PJB sianotik) :

  • Warna kuku, bibir, dan lidah cenderung menjadi biru, terutama pada saat bayi menangis, buang air besar, dan aktivitas lain yang menguras tenaga
  • Wajah bayi tampak pucat dan kebiruan
  • Tidak banyak melakukan aktivitas dan cenderung diam
Beberapa penyebab jantung bawaan biru, yaitu:
  • Adanya kebocoran antara sekat bilik kiri dengan bilik kanan
  • Penyempitan pada arteri pulmonal, ata bahkan buntu total.
  • Adanya kesalahan posisi arteri pulmonalis dan aorta, sehingga menyebabkan sirkulasi darah menjadi kacau. Dimana darah yang seharusnya dialirkan paru-paru untuk mendapatkan oksigen, malah dialirkan ke seluruh tubuh. Begitu pula sebaliknya, darah bersih (darah yang mengandung oksigen) seharusnya dialirkan ke seluruh tubuh, malah masuk kembali ke paru-paru. Apabila kondisi ini tidak segera diatasi, maka memicu kematian pada penderitanya.
Untuk menghindari jantung bawaan, penting bagi sang ibu untuk meningkatkan asupan makanan sehat dan menjaga kondisi mental agar tidak stres.
Admin
Seorang sarjana salah jurusan, penggemar Naruto, hobi membaca komik, nonton Drakor dan Menulis Puisi, Cerpen dan Novel. Pencinta alam dan penggemar Edelweis.

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool