Assalamu'alaikum.... ^_^ Jenis Anemia Umum dan Ibu Hamil Serta Pengobatannya

Jenis Anemia Umum dan Ibu Hamil Serta Pengobatannya

Jenis Anemia Umum dan Ibu Hamil Serta Pengobatannya
Jenis Anemia Umum dan Ibu Hamil Serta Pengobatannya

Anemia/ kekurangan darah tidak hanya terdiri dari satu jenis, melainkan beberapa tipe yang berbeda. Salah satu dasar klasifikasi anemia yang digunakan adalah produksi yang terganggu atau kurangnya jumlah asupan tertentu dalam tubuh, beberapa jenis anemia pada klasifikasi ini adalah:

Anemia defisiensi besiAnemia jenis ini dapat terjadi dikarenakan kurangnya asupan zat besi di dalam tubuh. Anemia defisiensi besi ini juga merupakan anemia dengan angka pravelensi yang paling tinggi atau dengan kata lain paling sering terjadi. Zat besi di dlam tubuh memiliki peran yang penting, dimana zat ini dipergunakan dalam pembuatan hemoglobin pada sel darah merah. Kurangnya hemoglobin dikarenakan kondisi anemia ini menyebabkan sel darah merah menjadi lebih kecil(mikrositer) dan berwarna pucat(hipokrom). Sehingga tidak jarang bahwa anemia defisiensi besi ini juga dikenal dengan nama anemia hipokrom mikrositer.

Anemia defisiensi asam folat/ megaloblastikKasus anemia jenis ini banyak terjadi pada masa kehamilan, anemia ini terjadi karena kurangnya asupan asam folat d dalam tubuh. Berbeda dengan kondisi anemia defisiensi besi, pada kondisi ini sel darah merah justru memiliki ukuran yang lebih besar dari ukuran normal.

Anemia aplastikAnemia jenis ini terbilang cukup komplek, dimana tubuh tidak hanya mengalami kekurangan sel darah merah, namun juga sel darah putih dan juga plasma darah. Rendahnya konsentrasi atau jumlah ketiga jenis sel darah ini menyebabkan sistem imunitas tubuh menjadi tidak optimal dalam melawan infeksi penyakit. Anemia jenis ini sendir dapat dipicu karena beberapa hal seperti:
  • Infeksi virus atau bakteri
  • Penyakit autoimun
  • Faktor genetik/ keturunan
  • Penggunaan beberapa jenis obat, seperti obatan rheumatoid arthritis
  • Sebagai efek samping pengobatan kanker menggunakan metode kemoterapi
Anemia defisiensi vitamin B12/ pernisiosa
Anemia jenis ini pada umumnya memberikan pengaruh pada saraf pada penderitanya, anemia defisiensi vitamin B12 atau anemia pernisiosa ini sendiri terjadi akibat kurangnya asupan vitamin B12 di dalam tubuh. Seperti yang diketahui bahwa vitamin B12 sangat berperan dalam produksi sel darah merah dan mengatur fungsi saraf agar bekerja secara normal.

Anemia Akibat dari Kekurangan Gizi
Penyakit kekurangan darah/ anemia dapat dipicu akibat kurangnya asupan beberapa zat yang berperan penting di dalam tubuh seperti:
  • Asam folat
  • Zat besi
  • Vitamin B12
  • Vitamin B2
  • Vitamin A, C, D, E dan K
  • Kalsium
  • Protein
  • Zink
Anemia Pada Ibu Hamil
Kebanyakan anemia dalam kehamilan disebabkan oleh defisiensi besi dan perdarahan akut bahkan tidak jarang keduannya saling berinteraksi (Safuddin, 2002). Menurut Mochtar (1998) penyebab anemia pada umumnya adalah sebagai berikut:
1. Kurang gizi (malnutrisi)
2. Kurang zat besi dalam diit
3. Malabsorpsi
4. Kehilangan darah banyak seperti persalinan yang lalu, haid dan lain-lain.
5. Penyakit-penyakit kronik seperti TBC paru, cacing usus, malaria dan lain-lain.

Gejala anemia pada kehamilan yaitu ibu mengeluh cepat lelah, sering pusing, mata berkunang-kunang, malaise, lidah luka, nafsu makan turun (anoreksia), konsentrasi hilang, nafas pendek (pada anemia parah) dan keluhan mual muntah lebih hebat pada hamil muda.

Klasifikasi anemia dalam kehamilan menurut Mochtar (1998), adalah sebagai berikut:
1. Anemia Defisiensi Besi
2. Anemia Megaloblastik
3. Anemia Hipoplastik
4. Anemia Hemolitik

Anemia dapat terjadi pada setiap ibu hamil, karena itulah kejadian ini harus selalu diwaspadai. Anemia yang terjadi saat ibu hamil Trimester I akan dapat mengakibatkan: Abortus, Missed Abortus dan kelainan kongenital. Anemia pada kehamilan trimester II dapat menyebabkan: Persalinan prematur, perdarahan antepartum, gangguan pertumbuhan janin dalam rahim, asfiksia aintrauterin sampai kematian, BBLR, gestosis dan mudah terkena infeksi, IQ rendah dan bahkan bisa mengakibatkan kematian. Saat inpartu, anemia dapat menimbulkan gangguan his baik primer maupun sekunder, janin akan lahir dengan anemia, dan persalinan dengan tindakan yang disebabkan karena ibu cepat lelah.

Saat post partum anemia dapat menyebabkan: tonia uteri, rtensio placenta, pelukaan sukar sembuh, mudah terjadi febris puerpuralis dan gangguan involusio uteri.

Pengobatan Anemia 
Pengobatan anemia disesuaikan dengan penyebab anemia dan derajat ringan atau beratnya. Untuk urusan pengobatan ini sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan apakah anda anemia atau tidak, identifikasi jenis anemia, derajat berat ringannya anemia, kemudian menentukan pengobatannya termasuk transfusi darah jika diperlukan.


Admin
Seorang sarjana salah jurusan, penggemar Naruto, hobi membaca komik, nonton Drakor dan Menulis Puisi, Cerpen dan Novel. Pencinta alam dan penggemar Edelweis.

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool