Assalamu'alaikum.... ^_^ Bahaya/Efek Samping Ketergantungan Obat Gatal (Alergi)

Bahaya/Efek Samping Ketergantungan Obat Gatal (Alergi)

Bahaya/Efek Samping Ketergantungan Obat Gatal (Alergi)
Bahaya/Efek Samping Ketergantungan Obat Gatal (Alergi)

Biduran atau urtikaria merupakan penyakit alergi (gatal-gatal). Berdasarkan penelitian-penelitian yang dilakukan. Penyebabnya banyak sekali (kurang lebih 20 macam penyebab). Bahkan ada urtikaria yang tidak diketahui penyebabnya. Yaitu urtikaria idiopatik . namun itu hanya terjadi satu dari sekian juta orang. Jika sudah kronis. Penderita urkaria bisa mengalaminya lebih dari 6 bulan terus menerus. Walau terkadang hilang sendiri, tapi tidak pernah sembuh total.

Penggunaan obat CTM (chorpheniremin Maleat) memang relatif aman, bahkan boleh diminum oleh ibu hamil, namun disebut relatif aman karena semua obat jika dikonsumsi dalam jangka panjang pasti ada efek sampingnya. Karena itu sebaiknya kita menghindari konsumsi obat dalam jangka panjang.

Efek samping CTM diantaranya adalah mengantuk hal ini menandakan CTM berpengaruh terhadap otak. Jika dikonsumsi terus-menerus dalam waktu yang lama akan menganggu fungsi otak. Seperti pikun, demensia dini, dan lain-lain. Untuk itu, hal pertama yang harus dilakukan adalah segera mencari tahu penyebab alergi tersebut.

Penyebab urtikaria terbanyak adalah karena fokal infeksi, yaitu suatu infeksi lokal yang biasanya terjadi dalam jangka waktu cukup lama (kronis), hanya melibatkan bagian kecil dari tubuh, yang kemudian dapat menyebabkan suatu infeksi atau gejala kumpulan klinis pada bagian tubuh yang lain. Biduran muncul sebagai reaksi terhadap infeksi tersebut penyebab ulkaria adalah pada penyakit gigi dan mulut.

Jika saat anda berpuasa biduran juga tetap muncul, kemungkinan besar tidak ada masalah di makanan. Jika anda bisa makan secara normal untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh, tidak perlu dipantang-pantang namun, bagi penderita alergi, selalu konsumsi makanan segar, hindari makanan berpengawet dan mengandung MSG (penguat rasa). Walau bukan penyebab utama ultikaria, makanan yang mengandung pengawet, MSG atau perasa buatan itu akan menambah parah ultikaria yang dididerita.

Cari Tahu Penyebab Alergi
Untuk menemukan penyebab alergi, berikut langkah-langkah yang bisa kita lakukan:

Cek kondisi gigi dan mulut
Periksa gigi dan mulut, apakah ada lubang pada gigi? Atau ada akar gigi yang sudah lama membusuk? Kapan terakhir ke anda ke dokter gigi? Sebaiknya periksakan langsung ke dokter gigi. Idealnya, untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Lakukan pemeriksaan ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.

Banyak orang yang merasa giginya sehat, tak berlubang , karena tidak merasa sakit. Padahal, lubang di gigi memang baru terasa sakitnya jika sudah sampai di akar gigi, lubang tersebut menjadi tempat berkembang biak kuman, kemudian masuk ke pembuluh darah, dan bereaksi. Lalu beredar ke seluruh tubuh menjadi penyebab alergi hingga muncul biduran, jika ditemukan masalah pada gigi segera obati. Biduran akan hilang jika permasalahan gigi sudah terobati.

Cek kesehatan THT
Jika tidak ada masalah pada gigi dan mulut, coba cek kesehatan telinga, hidung, dang tenggorkan (THT). Apakah ada masalah di hidung? Misalnya ada sinusitis, rongga dalam hidung terisi cairan yang terinfeksi kuman, itu juga merupakan fokal infeksi penyebab alergi. Segera obati apabila ditemukan masalah pada THT.

Tes alergi oleh dokter
Bila setelah melakukan tes di atas ternyata hasilnya baik-baik saja dan tidak menemukan gangguan, segera kunjungi dokter spesialis kulit di rumah sakit besar (RS tipe A). Dokter akan secara detail mencari penyebabnya, misalnya melakukan tes alergi dengan uji tusuk. Kulit di lengan bagian bawah akan ditusuk-tusuk menggunakan jarum dengan kurang lebih 25 macam allergen.

Selain uji tusuk, dokter juga akan melakukan tes darah untuk memastikan kemungkinan adanya penyebab lain. Dari hasil tes tersebut akan diketahui penyebabnya. Sehingga bisa dilakukan tindakan penanganan untuk menyembuhkan alergi agar tidak kambuh lagi. Semoga bermanfaat.

Sumber: https://articles.id/
Admin
Seorang sarjana salah jurusan, penggemar Naruto, hobi membaca komik, nonton Drakor dan Menulis Puisi, Cerpen dan Novel. Pencinta alam dan penggemar Edelweis.

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool