Assalamu'alaikum.... ^_^ Mitos dan Fakta Kesehatan Gigi pada Ibu Hamil

Mitos dan Fakta Kesehatan Gigi pada Ibu Hamil

Mitos dan Fakta Kesehatan Gigi pada Ibu Hamil
Mitos dan Fakta Kesehatan Gigi pada Ibu Hamil

Kehamilan adalah serangkaian proses yang dialami oleh wanita yang diawali dengan pertemuan antara sel telur dan sel sperma di dalam indung telur (ovarium) wanita, lalu berlanjut ke pembentukan zigot, perlekatan atau menempel di dinding rahim, pembentukan plasenta, dan pertumbuhan serta perkembangan hasil konsepsi sampai cukup waktu (aterm).

Masa kehamilan dibagi menjadi 3 fase, yaitu triwulan pertama yang merupakan masa kehamilan ibu pada bulan kesatu sampai ketiga, triwulan kedua yang merupakan bulan keempat kehamilan sampai bulan keenam, dan triwulan ketiga yang meliputi bulan ke tujuh sampai bulan kesembilan. Pada masa kehamilan ini terjadi perubahan-perubahan pada ibu, baik bentuk fisik maupun mental atau psikologis ibu.

Menurut para ahli, tanda-tanda kehamilan dibagi kedalam 3 kelompok, yaitu tanda-tanda dugaan kehamilan (seseorang masih diduga hamil jika didapati tanda ini pada tubuhnya), tanda-tanda tidak pasti hamil, dan tanda-tanda pasti hamil. Tanda-tanda tersebut adalah :

1. Tanda Dugaan Kehamilan
a) Amenorea (tidak timbul haid/menstruasi)
Pada wanita yang tidak hamil, proses normal pada organ reproduksinya adalah terjadi dialam ovarium dimana terdapat pertumbuhan dan perkembangan folikel de Graff dan pematangan sel-sel telur. Namun pada saat hamil, sel sperma yang telah membuahi sel telur akan menghambat pembentukan folikel de Graff, sehingga otot-otot dinding rahim yang biasanya pada wanita tidak hamil akan luruh/lepas, pada wanita hamil, akan menetap supaya hasil konsepsi dapat tertanam di otot dinding rahim tersebut.

b) Mual dan Muntah
Mual dan muntah yang berlebihan pada ibu hamil disebabkan oleh meningginya produksi estrogen dan progesterone. Kedua hormone tersebut dapat merangsang produksi asam lambung yang berlebihan, sehingga timbullah mual dan muntah.

c) Ngidam
Sering pada wanita hamil didapati kondisi dimana banyaknya keinginan-keinginan yang diutarakan oleh ibu hamil. Keinginan-keinginan terseut dinamakan dengan ngidam

d) Payudara Sakit dan Tegang
Seperti pada mual dan muntah, pengaruh hormone estrogen dan progesterone ditambah dengan hormone somatomamotrofin dapat merangsang penimbunan lemak, air dan garam pada payudara wanita. Hal ini menyebabkan payudara menjadi tegang. Lalu, tegangnya payudara dapat menekan pembuluh darahnya, sehingga menimbulkan rasa sakit

e) Sering Buang Air Kecil
Hal ini dpengaruhi oleh desakan yang dibuat oleh janin yang mendorong ke depan, sehingga mendesak kadung kemih dan seakan-akan kandung kemih cepat penuh. Hal ini akan merangsang otak untuk segera memerintahkan kandung kemih untuk mengeluarkan urin yang telah ditampung.

f) Konstipasi
Pengaruh hormone progesterone menyebabkan terganggunya gerakan peristaltic usus (gerakan yang menimbulkan dorongan terhadap isi usus), sehingga menyebabkan terganggunya buang air besar.

g) Pigmentasi Kulit
Terdapat pigmentasi (zat warna kulit) di sekitar pipi (cloasma gravidarum). Selain itu, garis-garis di perut seperti striae albican, striae livide dan linia nigra semakin menghitam. Selain itu, di sekitar areola (sekitar putting susu) juga terjadi penghitaman.

h) Epulis
Kondisi ini terjadi karena adanya hipertrofi (tingginya perkembangan sel) gusi yang dapat terjadi pada masa kehamilan.

i) Varises
Timbulnya varises (penampakan pembuluh darah vena) juga diakibatkan karena meningginya kadar hormone estrogen dan progesterone dalam tubuh, sehingga mengakibatkan penampakan pembuluh darah vena terutama sekitar betis, sekitar alat kelamin, sekitar kaki, dan sekitar payudara.

2. Tanda Tidak Pasti Kehamilan
a) Perut membesar

b) Ditemukan hasil-hasil pemeriksaan dalam seperti :

  • Tanda Hegar, yaitu ketika dua jari dimasukkan dalam liang vagina, seakan-akan dua jari dapat saling bersentuhan, karena Rahim menjadi lebih panjang dan lunak
  • Tanda Chadwiks, yaitu tampaknya warna kebiru-biruan pada vagina dan vulva akibat pengaruh hormone estrogen
  • Tanda Piscaceks, yaitu adanya pelunakan dan pembesaran sebelah di tenpat tertanamnya janin di Rahim
  • Tanda Braxton Hicks, yaitu adanya kontraksi pada rahim

c) Tes kehamilan dinyatakan positif

3. Tanda Pasti Kehamilan
a. Gerakan janin di dalam rahim terlihat, hal ini dapat dilihat dengan menggunakan pemeriksaan USG
b. Terlihat dan teraba bagian-bagian janin dengan menggunakan pemeriksaan Leopold Manuver
c. Terdengarnya denyut jantung janin dengan stetoskop Doppler

Mitos dan Fakta Kesehatan Gigi Ibu Hamil

Tak hanya kaki yang menjadi bengkak atau berat badan yang meningkat drastis, perubahan yang terjadi pada ibu hamil juga bisa terjadi pada gigi dan mulut. Sebab, perubahan hormonal pada masa kehamilan membuat ibu hamil berisiko lebih tinggi mengalami masalah pada gusi dan rentan mengalami karies gigi. Pada tahap lanjut, masalah ini bisa memengaruhi kesehatan janin. Itulah sebabnya, ibu hamil tetap wajib melakukan perawatan gigi dan mulut. Seperti membersihkan gigi, mengurangi konsumsi makanan manis dan lengket, bahkan rutin memeriksakan diri ke dokter gigi.

Sayangnya, banyak ibu hamil yang justru menghindari pergi ke dokter gigi, dengan alasan khawatir akan mengganggu kesehatan janin. Banyak pula mitos lain yang membuat ibu hamil enggan memeriksakan giginya.

Mitos: Saat hamil, ibu cenderung kehilangan gigi (keropos atau tanggal) akibat kalsium dalam gigi diambil janin.

Fakta: Banyak ibu hamil yang merasa giginya menjadi lebih lunnak ketika hamil. Akibatnya, gigi mereka pun jadi mudah tanggal atau hancur. Hal ini bukan disebabkan oleh kalsium yang diambil oleh janin, melainkan saat hamil, biasanya ibu hamil mengalami mual  terus menerus yang membuat mereka muntah sepanjang hari. Asam lambung yang keluar melalui mulut inilah yang sebetulnya menyebabkan erosi permukaan gigi.

Mitos: Hal yang wajar jika saat hamil mengalami perdarahan pada gusi.
Fakta: Kehamilan membuat hormon progesteron meningkat. Hal ini menyebabkan respon berlebihan pada gusi saat terdapat plak berisi bakteri. Gusi pun menjadi lebih cepat bengkak dan berdarah. Namun, faktor lain seperti kurangnya kebersihan mulut dan gigi juga bisa mengakibatkan plak. Dengan memeriksakan ke dokter gigi, masalah ini bisa segera diatasi sehingga tak menyebabkan perdarahan pada gusi.

Mitos: Perawatan gigi harus ditunda hingga ibu hamil melahirkan.
Fakta: Beberapa tindakan medis pada mulut dan gigi masih aman dilakukan. Sebab, gangguan yang terjadi di sekitarnya bisa berdampak pada kesehatan ibu dan perkembangan janin. Meski demikian, ada beberapa tindakan medis pada mulut dan gigi yang tidak mendesak sebaiknya ditunda hingga trimester 2 atau sesudah melahirkan.

Mitos: Setelah muntah, ibu hamil harus segera membersihkan mulut dan gigi dengan cara menggosok gigi.
Fakta: Pada trimester pertama, ibu hamil kerap kali mengalami mual dan muntah. Saat ini, tidak disarankan bagi ibu hamil untuk membersihkan mulut dan gigi setelah muntah dengan cara menggosok gigi. Sebab, saat muntah, isi asam lambung akan menimbulkan korosi pada gigi dan membuat gigi menjadi lebih lunak. Jika Anda menggosok gigi, maka akan enamel gigi akan terkikis sehingga justru menimbulkan kerusakan. Untuk mengatasinya, Anda bisa membersihkan mulut dengan cara berkumur dengan air bersih.

Mitos: Bayi mendapatkan kalisum untuk pembentukan giginya dari kalsium pada gigi ibu hamil.
Fakta: Bayi mendapatkan asupan zat gizi dari ibu untuk tumbuh dan berkembang. Termasuk kalsium untuk membantu pertumbuhan tulang dan gigi. Namun, janin tidak mendapatkannya dari gigi ibu melainkan dari penyerapan zat gizi yang disalurkan oleh ibu. Itulah sebabnya, bila asupan gizi ibu hamil tidak mencukupi, maka ertumbuhan janin bisa terhambat.

Mitos: Pembusukan gigi pada ibu hamil lebih sering terjadi akibat perubahan hormon.
Fakta: Kerusakan atau pembusukan gigi bisa saja terjadi saat hamil. Namun hal ini tidak disebabkan oleh perubahan hormon, melainkan akibat ibu hamil itu sendiri yang tidak rajin menjaga kebersihan mulut dan giginya. Idealnya, ibu hamil tetap harus membersihkan giginya minimal dua kali sehari, berkumur dengan air bersih setelah muntah dan mengunjungi dokter gigi untuk memeriksakan gusi. Bila kesehatan mulut dan gigi terjaga, maka ibu hamil bisa menjalani kehamilan dengan lebih nyaman.

Sumber: http://1health.id/
Admin
Seorang sarjana salah jurusan, penggemar Naruto, hobi membaca komik, nonton Drakor dan Menulis Puisi, Cerpen dan Novel. Pencinta alam dan penggemar Edelweis.

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool