Assalamu'alaikum.... ^_^ Perbedaan Cacar Air (Varicella) dengan Campak Jerman (Rubella)

Perbedaan Cacar Air (Varicella) dengan Campak Jerman (Rubella)

Perbedaan Cacar Air (Varicella) dengan Campak Jerman (Rubella)
Cacar air (varicella)  adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster yang mengakibatkan munculnya ruam kulit berupa kumpulan bintik-bintik kecil baik berbentuk datar maupun menonjol, melepuh serta berkeropeng dan rasa gatal. Penyakit cacar air merupakan penyakit menular yang bisa ditularkan seseorang kepada orang lain secara langsung. Cacar air dikenal juga dengan nama lainnya yaitu varisela dan chickenpox.
Perbedaan Cacar Air (Varicella) dengan Campak Jerman (Rubella)
Varicella
Orang yang pernah terkena infeksi virus cacar air maka tubuh orang tersebut akan membentuk antibodi terhadap virus varicella zoster sehingga di masa depan tidak akan lagi terserang penyakit virus cacar air dari penularan yang dilakukan oleh orang lain. Namun cacar air yang tidak diberantas habis secara tuntas bisa terus hidup di dalam tubuh penderitanya dan akan muncul menjadi penyakit herpes zoster ketika kekebalan tubuh orang tersebut sedang tidak baik.

Tanda dan Gejala Terserang Penyakit Varicella

Untuk mengatasi gejala-gejala penyakit cacar air bisa dilakukan dengan melakukan kompres dingin pada kulit yang terkena agar rasa gatal berkurang dan mengurasi garuk-garuk yang dapat menyebabkan infeksi. Selain kompres dingin bisa juga dengan memberikan losyen (lotion) khusus. Untuk mengurangi rasa gatal yang berlebihan bisa diberikan obat pengurang gatal pada kulit. Jika terjadi demam maka bisa diberikan obat sesuai dengan petunjuk atau resep dokter. Cacar air nantinya akan hilang dengan sendirinya pada penderita setelah jangka waktu tertentu.

Adapun tanda terserangnya penyakit cacar air yang disebabkan oleh virus Varicella, yaitu sebagai berikut :
  • Pada awal terinfeksi virus tersebut, pasien akan menderita rasa sakit seperti terbakar dan kulit menjadi sensitif selama beberapa hari hingga satu minggu
  • Setelah dua atau tiga hari kemudian akan mulai muncul bintek merah datar yang disebut macula, lalu menjadi menonjol yang disebut papula, kemudian muncul cairan didalamnya seperti melepuh disertai rasa gatal yang disebut vesikel, dan yang terakhir adalah mengering sendiri. Lama proses mulai dari macula, papula, vesikel dan kropeng membutuhkan waktu kurang lebih 6 sampai 8 jam. Proses berulang-ulang ini akan berlangsung selama empat hari.
  • Pada hari ke lima biasanya tidak ada kemunculan lepuhan baru di kulit.
  • Pada hari ke enam semua lepuhan yang tadinya muncul akan kering dengan sendirinya dan akhirnya hilang setelah kurang lebih sekitar 20 hari.
  • Setelah 10 sampai 21 hari setelah terkena infeksi virus cacar air muncul gejala penyakit seperti sakit kepala, demam sedang dan juga rasa tidak enak badan. Pada anak di bawah umur 10 tahun biasanya tidak muncul gejala, sedangkan pada orang dewasa bisa lebih parah gejalanya.
Pada anak-anak yang terkena cacar air biasanya tidak mengalami kesulitan yang berarti untuk bisa cepat sembuh, namun pada orang dewasa dan juga orang yang mengalami gangguan kekebalan tubuh dari penyakit, maka penyakit cacar air bisa berakibat buruk dan bahkan fatal. Komplikasi penyakit yang dapat terjadi akibat cacar air adalah seperti :
  • Pnemounia yang diakibatkan virus lain
  • Ensefalitis atau infeksi pada otak
  • Peradangan pada jantung
  • Peradangan pada sendi
  • Peradangan pada hati
Campak Jerman (Rubella)
Perbedaan Cacar Air (Varicella) dengan Campak Jerman (Rubella)
Rubella
Campak jerman disebut juga sebagai rubella, german measles, atau campak 3 hari adalah infeksi virus yang menular terutama menyerang kulit dan kelenjar getah bening, pada kulit dikenal dengan ruam berwarna merah yang khas dan pada kelenjar getah bening menimbulkan pembesaran (pembengkakan).

Rubella tidak sama dengan campak (rubeola) yang telah kita bahas sebelumnya, meskipun sama sama menimbulkan ruam merah pada kulit. Karena, rubella ini disebabkan oleh virus yang berbeda dengan campak (rubeola) sehingga penularannya pun sedikit berbeda.

Penyakit ini umumnya ringan pada anak-anak, namun berbahaya pada wanita hamil karena dapat menyebabkan sindrom rubella kongenital yang mengakibatkan kelainan bawaan pada bayi.

Gejala atau Ciri-ciri Campak Jerman 


Seseorang akan menunjukkan gejala setelah 2 sampai 3 minggu terpapar virus rubella. Gejala yang muncul secara berurutan, sebagai berikut:
  • Demam ringan sekitar 37,5 – 38,5 C atau lebih rendah 
  • Sakit kepala 
  • Terkadang disertai 
  • Hidung tersumbat atau meler (pilek) 
  • Mata merah meradang 
  • Pembesaran kelenjar getah bening di bagian belakang leher dan di belakang telinga 2-3 hari kemudian timbul ruam merah muda yang dimulai pada wajah dan menyebar dengan cepat ke bawah hingga lengan dan kaki, kemudian menghilang dengan urutan yang sama pula. 
  • Nyeri sendi, terutama pada wanita muda 
Ruam rubella biasanya berlangsung selama 3 hari, makanya ada yang menyebutnya sebagai campak 3 hari. Kelenjar getah bening dapat tetap bengkak selama seminggu atau lebih, dan nyeri sendi bisa bertahan selama lebih dari 2 minggu. Anak-anak yang mengalami rubella biasanya sembuh dalam waktu 1 minggu, tetapi orang dewasa mungkin akan lebih lama.

Penyebab Rubella dan Cara Penularannya

Campak jerman disebabkan oleh virus yang dapat ditularkan dari orang ke orang. virus rubella ini dapat menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, atau dapat menyebar melalui kontak langsung dengan sekret pernapasan orang yang terinfeksi, seperti lendir atau ingusnya. 

Rubella ini juga dapat ditularkan dari ibu hamil ke anaknya yang belum lahir melalui aliran darah. Penderita rubella dapat menular mulai dari 10 hari sebelum timbulnya ruam sampai sekitar satu atau dua minggu setelah ruam menghilang.
Admin
Seorang sarjana salah jurusan, penggemar Naruto, hobi membaca komik, nonton Drakor dan Menulis Puisi, Cerpen dan Novel. Pencinta alam dan penggemar Edelweis.

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool