Assalamu'alaikum.... ^_^ Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Nasokomial

Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Nasokomial

Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Nasokomial
Infeksi nosokomial atau infeksi yang diperoleh dari rumah sakit adalah infeksi yang tidak diderita pasien saat masuk ke rumah sakit melainkan setelah ± 72 jam berada di tempat tersebut. Infeksi ini terjadi bila toksin atau agen penginfeksi menyebabkan infeksi lokal atau sistemik. Contoh penyebab terjadinya infeksi nosokomial adalah apabila dokter atau suster merawat seorang pasien yang menderita infeksi karena mikroorganisme patogen tertentu kemudian mikroorganisme dapat ditularkan ketika terjadi kontak. Selanjutnya, apabila suster atau dokter yang sama merawat pasien lainnya, maka ada kemungkinan pasien lain dapat tertular infeksi dari pasien sebelumnya.

Pencegahan Infeksi Nosokomial

Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Nasokomial
Pencegahan dan Pengobatan
Infeksi Nasokomial 
Cara paling efektif untuk mengurangi infeksi nosokomial adalah petugas rumah sakit diwajibkan untuk mencuci tangan secara rutin. Selain itu, mereka diharapkan memakai kain dan sarung tangan pelindung saat bekerja dengan pasien. Pihak rumah sakit juga diharapkan untuk mengontrol dan mengawasi kualitas udara di dalam rumah sakit.

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mencegah penularan infeksi nosokomial adalah:

  1. Mencuci tangan. Mencuci tangan secara rutin adalah tindakan terpenting untuk mencegah penularan infeksi nosokomial, karena mampu mengurangi risiko penularan mikroorganisme kulit dari satu orang ke orang lainnya.
  2. Kebersihan ruangan. Kebersihan permukaan ruangan rumah sakit terkadang diremehkan, namun penting. Metode kebersihan modern mampu membasmi virus influenza, gastroenteritis, bakteri MRSA secara efektif.
  3. Sistem isolasi. Sistem isolasi berfungsi untuk mencegah penyebaran organisme penyakit ke bagian lain di dalam rumah sakit. Khususnya diberlakukan pada pasien   yang berisiko menularkan infeksi mereka.
  4. Sterilisasi alat medis. Para staf rumah sakit juga harus mensterilkan peralatan medis dengan cairan kimia, radiasi ion, pengeringan, atau penguapan bertekanan, untuk membunuh semua mikroorganisme.
  5. Penggunaan sarung tangan. Selain mencuci tangan, penting bagi staf rumah sakit untuk menggunakan sarung tangan. Supaya risiko penularan mikroorganise kulit semakin kecil.
  6. Lapisan antimikroba. Untuk meminimalisir risiko berkembangnya bakteri, ada baiknya memilih perabotan dari bahan yang bisa mengurangi risiko berkembangnya bakteri seperti tembaga atau perak.

Pengobatan Infeksi Nosokomial

Pengobatan pada infeksi nosokomial terkait erat dengan jenis infeksi yang dialami. Banyak jenis infeksi yang terjadi bisa ditangani dengan antibiotik. Khususnya untuk infeksi nosokomial yang disebabkan oleh bakteri gram positif, terdapat banyak jenis antibiotik untuk mengatasinya. Sedangkan infeksi nosokomial yang disebabkan bakteri gram negatif memiliki jenis antibiotik yang lebih sedikit untuk mengatasinya.

Berikut ini adalah prosedur pengobatan infeksi nosokomial berdasar komplikasi yang ditimbulkan:

  1. Infeksi luka operasi: Infeksi luka operasi bisa ditangani dengan kombinasi antara antibiotik dengan perawatan khusus luka pembedahan.
  2. Infeksi aliran darah: Pengobatan antifungal (jamur) atau pengobatan antiviral (virus) bisa dilakukan bersamaan dengan pemberian antibiotik.
  3. Infeksi saluran kemih: Untuk melengkapi antibiotik, biasanya dokter akan memberikan pengobatan antifungal (jamur) untuk menghindari terjadinya komplikasi yang lebih parah.
  4. Pneumonia: Setelah diberikan antibiotik, penderita pneumonia biasanya diberikan analgesik antipiretik untuk meredakan nyeri sendi dan demam. Untuk meredakan gejala flu, pasien biasanya diberikan pengobatan antiviral (virus).

Sumber : Alodokter.com
Admin
Seorang sarjana salah jurusan, penggemar Naruto, hobi membaca komik, nonton Drakor dan Menulis Puisi, Cerpen dan Novel. Pencinta alam dan penggemar Edelweis.

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool