Assalamu'alaikum.... ^_^ Efek Infus Bagi Tubuh

Efek Infus Bagi Tubuh

Efek Infus Bagi Tubuh
Sebelumnya kita membahas tentang efek infus bagi tubuh, perlu kita ketahui lebih dahulu alasan mengapa seorang pasien perlu untuk mendapatkan cairan intravena (infus), yaitu sebagai berikut : 

  • Untuk merehidrasi tubuh setelah terjadi dehidrasi akibat suatu penyakit atau karena melakukan aktivitas yang berlebihan.
  • Untuk mendistribusikan jenis antibiotik atau obat-obatan tertentu pada tubuh pasien yang mengalami gangguan infeksi suatu penyakit, misalnya obat-obatan kemoterapi untuk pasien kanker, maupun obat-obatan untuk mengatasi rasa nyeri (obat tramadol, obat analgesik) .

Ada 2 cara untuk yang dapat digunakan untuk mengatur jumlah dan tingkat cairan yang diberikan selama terapi intravena, yaitu :

  • Secara manual, dimana seorang perawat dapat mengatur laju aliran cairan infus per menitnya sesuai dengan kebutuhan, yaitu dengan menempatkan penjepit pada bagian selang infus.
  • Dengan menggunakan pompa listrik, hal ini bertujuan untuk pemberian cairan pada pasien secara tepat. Namun, seorang perawat harus tetap melakukan kontrol secara berkala pada untuk memastikan ketepatan jumlah cairan yang diberikan pada pasien.

Adapun akibat kelebihan cairan infus/ efek dari cairan infus adalah sebagai berikut : 

Efek Infus Bagi Tubuh
Efek Infus Bagi Tubuh

1. Edema

Kelebihan cairan infus dapat menyebabkan terjadinya retensi cairan dalam tubuh. Keadaan ini bisa menimbulkan beberapa kondisi seperti terjadinya pembengkakan di daerah wajah, terutama di sekitar mata serta terjadinya penumpukan cairan di kaki, pergelangan kaki, tangan, dan juga jari-jari tangan.kondisi yang lebih serius dari efek kelebihan cairan ini adalah terjadinya sakit kepala, edema serebral, pembengkakan pada otak, dan pada akhirnya dapat berdampak pada kematian.

Menurut Medical Journal Of Australia pada tahun 2008 melaporkan bahwa kondisi Edema yang parah bisa dihasilkan pada saat seorang pasien mendapatkan cairan infus yang mengandung hipotonik. Dimana hal tersebut dapat mengarah pada kondisi hiponatremia, yaitu kelebihan cairan dalam tubuh karena konsentrasi natrium yang rendah.

Edema (pembengkakan) sering pula terjadi karena :

  • penyakit akibat kekurangan protein
  • penyakit akibat kekurangan karbohidrat
  • penyebab dada sakit

2. Sesak nafas

Seorang pasien yang mendapatkan jumlah cairan infus yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya retensi cairan dalan tubuh yang pada akhirnya akan mengakibatkan terjadinya edema paru. Kondisi ini bisa menimbulkan berbagai kondisi yang serius seperti sesak nafas, suara berderak pada paru-paru, mengi, nyeri pada bagian dada, serta terjadinya perubahan pola pernafasan. Komplikasi yang bisa ditimbulkan dari kondisi-kondisi tersebut adalah terjadinya gagal jantung kongestif, dimana terjadi penumpukan kelebihan cairan dalam organ paru-paru.

Namun memang sesak nafas juga bisa dikarenakan masalah lainnya seperti :

  • bahaya AC
  • efek sabu-sabu
  • bahaya obat nyamuk bakar

3. Tekanan darah Tinggi (hipertensi)

Penumpukan cairan yang berlebih dalam tubuh dapat menyebabkan peningkatan resiko berkembangnya hipertensi atau penyebab darah tinggi. Volume cairan tubuh yang berlebih dapat menimbulkan beberapa gejala seperti bounding urat nadi maupun pembengkakan pada leher. Selain itu, kondisi tersebut juga dapat mengakibatkan peningkatan frekuensi detak jantung lebih dari biasanya, serta timbulnya bunyi tambahan pada jantung pada saat didengarkan melalui stetoskop.

Bagi yang sudah mengalami darah tinggi ini, perlu diketahui beberapa hal berikut ini :

  • bahaya darah tinggi
  • pantangan darah tinggi
  • makanan penyebab darah tinggi
  • makanan penurun darah tinggi

4. Perubahan Mental

Akibat dari retensi cairan tubuh yang disebabkan oleh kelebihan cairan infus dapat menyebabkan terjadinya perubahan mental seorang pasien. Hal ini bisa ditandai dengan beberapa kondisi seperti timbulnya kelesuan, rasa cemas, gelisah, menurunnya tingkat kesadaran pasien dan kondisi yang lebih parah seperti pasien mengalami kejang-kejang.

Parahnya lagi, jika konsentrasi natrium dalam darah menurun secara drastis akibat  retensi cairan dalam tubuh, dapat menyebabkan masalah neurologis permanen. Pada saat seorang pasien mendapatkan cairan infus hypernatremic hal yang serupa bisa saja terjadi, karena cairan infus tersebut menyebabkan kandungan natrium dalam darah menjadi berlebih atau biasa disebut Hipernatremia. Dimana gejala dari hipernatremia ini hampir sama dengan kondisi pasien dengan hiponatremia. Hanya saja pasien dengan kondisi hipernatremia bisa lebih beresiko mengalami kelemahan serta mudah sekali tersinggung. Selain itu, pasien juga dapat mengalami kematian mendadak akibat kelebihan kadar natrium dalam darahnya.

Perubahan mental ini sebenarnya banyak sekali penyebabnya, seperti pada :

  • bahaya HIV AIDS
  • bahaya minuman keras
  • bahaya kekurangan kalium

5. Penurunan kuantitas urin

Akibat kelebihan cairan infus yang diberikan pada pasien juga dapat mengakibatkan output urin menjadi drop.  Hal ini bisa terjadi karena akumulasi cairan yang terjadi jaringan tanpa melalui proses penyaringan oleh organ ginjal.

Dari uraian di atas kita bisa menyimpulkan bahwa  pada saat seseorang pasien melakukan terapi intravena (IV), tingkat dan kuantitas cairan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan pasien, sehingga sangat diperlukan kontrol dari tenaga medis yang menangani pasien tersebut. Pemberian cairan intravena bisa dilakukan dengan memperhatikan kondisi medis, ukuran tubuh, serta usia pasien. Hal ini merupakan sesuatu yang penting, karena apabila pemberian cairan intravena dilakukan pada tingkat yang tidak benar, misalnya terlalu sedikit maupun terlalu berlebihan, dapat menimbulkan bahaya bagi pasien tersebut.

Memberikan cairan infus secara berlebihan dapat mengakibatkan overload cairan dalam tubuh pasien, dimana hal tersebut dapat menimbulkan berbagai macam gejala seperti sakit kepala, tekanan darah tinggi, kecemasan, serta kesulitan dalam bernapas. Mungkin bagi sebagian orang yang sehat bisa mentolelir keadaan tersebut, namun bagi mereka yang sedang sakit, hal itu justru dapat menimbulkan masalah baru yang lebih berbahaya bagi kesehatannya.

Admin
Seorang sarjana salah jurusan, penggemar Naruto, hobi membaca komik, nonton Drakor dan Menulis Puisi, Cerpen dan Novel. Pencinta alam dan penggemar Edelweis.

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool