Assalamu'alaikum.... ^_^ Tips Mengatasi Patah Hati 2018

Tips Mengatasi Patah Hati 2018

Tips Mengatasi Patah Hati 2018
Hai semuanya, lagi-lagi kita membahas perasaan universal yang tidak pernah berhenti populer. Dari zaman batu sampai zaman teknologi, saya rasa 'patah hati' adalah perasaan kacau yang tak pernah kering untuk meradangi hati-hati insan pencinta. 

Nah, untuk kali ini, saya akan membagikan tips lucu untuk kamu-kamu yang mungkin sedang mengkerutkan wajah gara-gara sindrom patah hati yang sebenarnya obatnya cukup jelas. Yah, cukup jelas! Kenapa saya bilang begitu? Coba tanyakan pada hati kamu, apa penyebab kamu patah hati. Setelah dapat jawabannya, langsung saja temui penyebabnya dan selesaikan, hehe. Apakah sesimpel itu? Teorinya mungkin sesimpel itu, tapi cara penyelesaian 99% tak begitu, Broe, Sist.... Complicated!

Patah hati sebenarnya bukan hanya disebabkan oleh putus cinta, putus harapan atau diselingkuhi pacar, tapi juga karena kita kehilangan sesuatu yang sangat kita idamkan. Bisa jadi cita-cita yang gagal, ditinggalkan mati oleh sanak keluarga yang amat disayangi dan lain-lain. Makanya, istilah patah hati itu memiliki arti yang amat luas. 

Di sini saya akan memberikan tips untuk patah hati yang terjadi secara universal (umum), jadi simak baik-baik, ya! Mana tempe, ups... mana tahu berguna, hehe... 

1. Manfaatkan Profesi
Jika secara kebetulan kamu adalah seorang penulis novel, coba untuk berhenti sesaat dalam aktifitas menulis novel, karena hal tersebut dapat menimbulkan beragam perasaan dan ingatan (suka-duka) dengan si doi yang membuatmu tambah sedih. Biasanya, ketika patah hati, kenangan terindah akan menjadi musuh terberat untuk dikalahkan. Jika kenangan muncul secara keterlaluan, usahakan menyingkirkan kenangan indah dengan menggantinya dengan kenangan yang buruk. Misalnya, ketika kamu dan si doi masih pacaran, dia pernah menamparmu (is...sadis), meskipun akhirnya dia mengemis-ngemis minta maaf, coba ingat adegan 'tamparan' itu lebih sering ketika kenangan indah datang. Kenangan itu ingatlah dengan kental. 

Tapi bukan berarti kamu berhenti menulis, gantilah topik tulisan menjadi kebalikannya--yang tidak melibatkan perasaan--seperti menulis artikel tentang bola, negara dan lain-lain. Begitu pula bila kamu adalah seorang karyawan, sibukkan dirimu dengan beragam aktifitas untuk membunuh sepi. Kegiatan ini juga berguna untuk tidak membiarkan ruang kosong di pikiranmu, jadi kenangan si doi yang meracau di benakmu, memiliki kemungkinan yang kecil untuk muncul. Begitu pula dengan profesi-profesi atau pekerjaan lainnya. 

2. Manfaatkan Hobi
Kamu juga bisa mengisi waktu 'kesepianmu' dengan beragam hobi lama dan bahkan hobi baru yang butuh pengetahuan banyak untuk menguasainya. Mungkin kamu secara kebetulan datang ke pameran lukisan dan melihat betapa kerennya bila bisa melukis seperti itu. Kamu bisa mencobanya, terus mencobanya sampai kamu bisa melukis. Minimal lukisanmu bisa mengumpulkan dua pujian dari sepuluh orang yang kamu tanya. 

Cukup keren, kan? Mana tahu, pasca patah hati, kamu bisa memiliki profesi baru yang menguntungkan. Ini namanya hikmah patah hati, Broe, Sist! :D

3. Update Ilmu Agama
 Terkadang, patah hati adalah waktu yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Waktu yang tepat untuk memperdalam ilmu agama dengan rajin mengikuti acara-acara keagamaan, rajin dengar ceramah dan lain-lain. Kegiatan ini akan membuat kita paham, betapa cinta Tuhan adalah keabadian, besar dan tidak terkalahkan. Cinta kepada hambanya hanyalah bunga dunia semata, yang pada saatnya bunga pasti akan layu dan bahkan luruh. 

Update ilmu agama adalah kegiatan yang dapat menimbulkan motivasi yang kental dalam dada, bahwa badai patah hati pasti akan berlalu. Sebab Tuhan, sungguh tidak akan menguji hamba-Nya di luar dari batas kesanggupannya, ini akan terpatri di dada kamu sebagai orang beriman. Kamu pasti akan menemukan banyak ilmu-ilmu baru yang akan menambah kadar keimananmu, dan kamu pun akan menyadari bahwa masalah hidupmu hanyalah sebesar debu yang gampang diterbangkan angin. Terus mengingat-ingat kesedihan itu hanyalah perbuatan yang sia-sia, toh Tuhan pasti akan memberikan pilihan terbaik untuk hambanya, termasuk Jodoh. Eitsss.... kalau mau jodoh yang baik, update juga dirimu jadi baik ya, Broe, Sist ^_^ Jangan update jadi buruk, bahaya...!!!

4. Cerdik memilih musik
Jangan pernah mendengarkan lagu-lagu yang berbau galau. Coba dengarkan lagu-lagu ceria yang bisa membangkitkan gairah dalam dirimu. Menurut penelitian, musik itu dapat mempengaruhi jiwa pendengarnya, baik didengarkan secara sengaja atau pun tidak. Jadi, sudah pasti kamu akan merasakan patah hati yang dalam--sedalam inti bumi--bila kamu mendengarkan lagu-lagu dengan lirik patah hati seperti di duakan, ditinggalkan, dikhianati dan lain-lain. 

Menurut pengalaman pribadi saya, bahkan ketika tidak sedang sedih pun, saat kita mendengarkan lagu tentang kesedihan (lagu patah hati dan staf-stafnya), saya pun akan merasakan hal serupa seperti yang disampaikan oleh lagu tersebut. Mungkin karena saya orangnya terlalu perasa kali, ya? :D Jadi, intinya, dengarkanlah lagu-lagu yang berbau bahagia, ya, supaya sindrom patah hati go away!

5. Cerdik memilih tontonan
Nah, sama dengan lagu, tintonan pun sangat mempengaruhi perasaan. Sebaiknya, ketika patah hati, tontonlah film-film motivasi, film komedi, film kartun lucu, dan film-film action. Jangan tonton sinetron yang asik kisahnya tentang cinta tak direstui, cinta yang dikhianati, cinta yang selalu diduakan, cinta yang tak bisa bersatu, dan lain-lain. 

6. Update hati
Update hati? Hah, bagaimana caranya? Ini soal membuka hati dengan orang baru, Broe, Sist. Jangan pernah menutup dirimu untuk bergaul dengan siapa pun. Bisa saja kan, seorang kawan biasa yang selama ini tidak istimewa bagimu, sebenarnya adalah jodoh terseludup yang Tuhan siapkan untukmu. Tuhan menyiapkan dia sampai waktu yang tepat untuk dipertemukan dengan hatimu. Dia ini bisa saja tetangga, teman kerja yang hanya bertemu di kantor, atau lain-lain. Kalau kamu tidak bisa update hati, pelangi di duniamu tak akan pernah terbit lagi, Broe, Sist!!! Hidup hanya akan menjadi ruang sepi yang penghuninya kamu seorang. Oh, tidak...! Me-nge-ri-kan!

Let's go update hati, Broe, Sist...!  Kalau sudah dapat tips update hati, jangan lupa bagi-bagi, ya. Soalnya, penulis artikel ini pun kesusahan update hati soalnya, hiks hiks hiks.... Sedih deh, air mata sampai menuhi sini (nunjuk dada).


Sampai bertemu di tips berikutnya. Salam ^_^
Admin
Seorang sarjana salah jurusan, penggemar Naruto, hobi membaca komik, nonton Drakor dan Menulis Puisi, Cerpen dan Novel. Pencinta alam dan penggemar Edelweis.

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool