Assalamu'alaikum.... ^_^ Makalah Ruang Lingkup Pelayan Kebidanan

Makalah Ruang Lingkup Pelayan Kebidanan

Makalah Ruang Lingkup Pelayan Kebidanan
BAB I
PEBDAHULUAN

A. Asuhan dan Pelayanan Kebidanan

Praktek pelayanan bidan merupakan penyedia layanan kesehatan, yang memiliki kontribusi cukup besar dalam memberikan pelayanan, khususnya dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Supaya masyarakat pengguna jasa layanan bidan memperoleh akses pelayanan yang bermutu dari pelayanan bidan, perlu adanya regulasi pelayanan praktek bidan secara jelas, persiapan sebelum bidan melaksanakan pelayanan ptraktek, seperti perizinan, tempat, ruangan, peralatan praktek dan kelengkapan adminstrasi semuanya harus sesuai standar. 

Setelah bidan melaksanakan pelayanan di lapangan, untuk menjaga kualitas dan keamanan dari layanan bidan, dalam memberikan pelayanan harus sesuai dengan kewenangannya. Pihak pemerintah dalam hal ini Dinas kesehatan kabupaten/kota dan organisasi ikatan bidan memiliki kewenangan untuk pengawasan dan pembinaan kepada bidan yang melaksanakan perlu melaksanakan tugas dengan baik.

Penyebaran dan pendistribusian bidan yang melaksanakan praktek perlu pengaturan agar terdapat pemerataan akses pelayanan yang sedekat mungkin dengan masyarakat yang membutuhkannya. Tarif dari pelayanan bidan praktek akan lebih baik apabila ada pengaturan yang jelas dan transparan, sehinga masyarakat tidak ragu untuk dating ke pelayanan bidan praktek perorangan (swasta). Informasi dari jasa pelayanan budan untuk masyarakat perlu pengaturan yang jelas, agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas, sehingga kosumen bidan praktek swasta mendapatkan kepuasan yang diterimanya.

 Asuhan yang diberikan oleh bidan secara mandiri baik pada perempuan yang menyangkut proses reproduksi, kesejahteraan ibu dan janin/bayinya, masa antara dalam lingkup praktik kebidanan juga termasuk pendidikan kesehatan dalam hal proses reproduksi untuk keluarga dan komunitasnya. Berdasarkan prinsip kemitraan dengan perempuan, bersifat holistik dan menyatukannya dengan pemahaman akan pengaruh sosial, emosional, budaya, spiritual, psikologi dan fisik dari pengalaman reproduksinya. Praktik kebidanan memiliki tujuan untuk menurunkan/menekan mortalitas dan morbilitas ibu dan bayi yang berdasarkan ilmu-ilmu kebidanan, kesehatan, medis dan sosial untuk memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatan ibu dan janin (bayinya).
 
BAB II
PEMBAHASAN

A. Ruang Lingkup Pelayanan Kebidanan

Makalah Ruang Lingkup Pelayan KebidananPelayanan kebidanan atau asuhan kebidanan diberikan dengan mempraktikan prinsip-prinsip bela rasa, kompetensi, suara hati, saling percaya dan komitmen untuk memelihara serta meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin/bayinya. Demikianlah, nyata bahwa sebelum dilahirkanpun, bidan telah memberikan perhatian yang besar terhadap kesejahteraan bayi.
Ruang lingkup pelayanan kebidanan meliputi: 
  1. Pelayanan kebidanan (ibu dan anak)
  2. Pelayanan keluarga berencana.
  3. Pelayanan kesehatan masyarakat. 

Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 900/Menkes/SK/VII/2002 tentang Registrasi dan Praktik Bidan yang antara lain mengatur hal-hal berikut ini : (kutipan yang berkaitan dengan anak):
  1. Pemberian kewenangan lebih luas kepada bidan dimaksudkan untuk mendekatkan pelayanan kegawatan obstetri dan neonatal kepada setiap ibu hamil/bersalin, nifas dan bayi baru lahir (0-28 hari), agar penanganan dini atau pertolongan pertama sebelum rujukan dapat dilakukan secara cepat dan tepat waktu.
  2. Dalam menjalankan kewenangan yang diberikan, bidan harus: a). Melaksanakan tugas kewenangan sesuai dengan standar profesi. b). Memiliki keterampilan dan kemampuan untuk tindakan yang dilakukannya. c). Mematuhi dan melaksanakan protap yang berlaku di wilayahnya. d). Bertanggung jawab atas pelayanan yang diberikan dan berupaya secara optimal dengan mengutamakan keselamatan ibu dan bayi atau janin.
  3. Pelayanan kebidanan dalam masa kehamilan, masa persalinan dan masa nifas meliputi pelayanan yang berkaitan dengan kewenangan yang diberikan. Perhatian khusus diberikan pada masa sekitar persalinan, karena kebanyakan kematian ibu dan bayi terjadi dalam masa tersebut
  4. Pelayanan kesehatan kepada anak diberikan pada masa bayi (khususnya pada masa bayi baru lahir), balita dan anak pra sekolah.
  5. Pelayanan kesehatan pada anak meliputi: 
    a). Pelayanan neonatal esensial dan tata laksana neonatal sakit di luar rumah sakit yang meliputi : Pertolongan persalinan yang atraumatik, bersih dan aman, Menjaga tubuh bayi tetap hangat dengan kontak dini, Membersihkan jalan nafas,mempertahankan bayi bernafas spontan. Pemberian asi dini dalam 30 menit setelah melahirkan, Mencegah infeksi pada bayi baru lahir antara lain melalui perawatan tali pusat secara higienis, pemberian imunisasi dan pemberian asi eksklusif.

    b). Pemeriksaan dan perawatan bayi baru lahir dilaksanakan pada bayi usia 0-28 hari
    c). Penyuluhan kepada ibu tentang pemberian asi eksklusif untuk bayi di bawah 6 bulan dan makanan pendamping asi (mpasi) untuk bayi di atas 6 bulan.
    d). Pemantauan tumbuh kembang balita untuk meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak melalui deteksi dini dan stimulasi tumbuh kembang balita
    e). Pemberian obat yang bersifat sementara pada penyakit ringan, sepanjang sesuai dengan obat-obtan yang sudah ditetapkan dan segera merujuk pada dokter.

  6. Ada beberapa tindakan yang termasuk dalam kewenangan bidan antara lain: Memberikan imunisasi kepada wanita usia subur termasuk remaja putri, calon pengantin, ibu dan bayi, Ekstraksi vacum pada bayi dengan kepala di dasar panggul. Demi penyelamatan hidup bayi dan ibu, bidan yang telah mempunyai kompetensi, dapat melakukan ekstraksi vacum atau ekstraksi cunam bila janin dalam presentasi belakang kepala dan kepala janin telah berada di dasar panggul dan Resusitasi pada bayi baru lahir dengan asfiksia. Bidan diberi wewenang melakukan resusitasi pada bayi baru lahir yang mengalami asfiksia, yang sering terjadi partus lama, ketuban pecah dini, persalinan dengan tindakan dan pada bayi dengan berat badan lahir rendah, utamanya bayi prematur. Bayi tersebut selanjutnya perlu dirawat di fasilitas kesehatan, khususnya yang mempunyai berat lahir kurang dari 1750 gram. 

  7. Hipotermi pada bayi baru lahir bidan diberi wewenang untuk melaksanakan penanganan hipotermi pada bayi baru lahir dengan mengeringkan, menghangatkan, kontak dini dan metode kangguru.  

B. Prinsip Prinsip Pendekatan Terhadap Bayi dan Balita    
Terdapat beberapa prinsip pedekatan asuhan terhadap anak (termasuk didalamnya bayi dan balita) yang dipegang oleh bidan yaitu:
  1. Anak bukanlah miniatur orang dewasa tetapi merupakan sosok individu yang unik yang mempunyai kebutuhan khusus sesuai dengan tahapan perkembangan dan pertumbuhannya.
  2. Berdasarkan kepada pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga permasalahan asuhan terhadap klien sesuai dengan tahap perkembangan anak.  
  3. Asuhan kesehatan yang diberikan menggunakan pendekatan sistem.
  4. Selain memenuhi keutuhan fisik, juga harus memperhatikan keutuhan psikologis dan sosial.

Adapun Bidan berperan dalam dalam asuhan terhadap bayi dan balita terutama dalam hal:
  1. Melakukan pengkajian/pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan anak, meliputi: Pemeriksaan Fisik, Pengukuran fisiologis (tanda-tanda vital), Penampilan umum. dan Perkembangan psikologis
  2. Penyuluhan kesehatan kepada keluarga: a). Pemberian makanan bergizi pada bayi dan balita: pemberian makanan bayi, cara pemberian ASI pada bayi, pola pemberian makanan bayi usia 0-2 tahun, cara menyusui bayi yang baik, cara mengetahui apabila bayi telah kenyang dan cukup mendapat air susu ibu, hal-hal yang mempengaruhi produksi ASI, saat penggantian ASI dengan susu buatan, perlunya bayi mendapat makanan tambahan setelah berumur 6 bulan, makanan tambahan bayi sebagai pendamping ASI, menghentikan pemberian ASI, mengatur makanan anak usia 1-5 tahun. b). Pemeriksaan rutin/berkala terhadap bayi dan balita, imunisasi, pencegahan kecelakaan, kesehatan gigi, peningkatan kesehatan pola tidur, bermain, peningkatan pendidikan seksual dimulai sejak balita (sejak anak mengenal identitasnya sebagai laki-laki atau perempuan).
Tugas dan tanggung jawab bidan dalam melayani dan merawat Bayi Baru Lahir (BBL) bayi dan balita, dalam waktu 24 jam, bila bayi tidak mengalami masalah apapun, berikanlah asuhan berikut:
  1. Lanjutkan pengamatan pernapasan, warna, dan aktivitasnya.
  2. Pertahankan suhu tubuh bayi: a). Hindari memandikan bayi hingga sedikatnya enam jam dan hanya setelah itu jiak tidak terdapat masalah medis dan jika suhunya 36,5 C atau lebih dan b). Bungkus bayi dengan kain yang kering dan hangat, kepala bayi harus tertutup
  3. Pemeriksaan fisik: Lakukan pemeriksaan fisik yang lebih lengkap (lihat table bawah). Ketika memeriksa bayi baru lahir ingat butir-butir penting berikut: a). Gunakan tempat yang hangat dan bersih untuk tempat pemeriksaan. b). Cuci tangan sebelum dan sesudah pemeriksaan, gunakan sarung tangan dan bertindak lembut pada saat menangani bayi. c). Lihat, dengarkan dan rasakan tiap-tiap daerah, dimulai dari kepala dan berlanjut secara sistematik menuju jari kaki. d). Jika ditemukan faktor resiko atau masalah, carilah bantuan lebih lanjut yang memang diperlukan. dan e). Rekam hasil pengamatan (dan setiap tindakan yang jika diperlukan bantuan lebih lanjut).
  4. Berikan Vitamin K untuk mencegah terjadinya perdarahan karena defisiensi vitamin K pada bayi baru lahir, lakukan hal-hal berikut: a) Semua bayi baru lahir normal dan cukup bulan perlu diberi vitamin K 1 bagian paha. dan b). Bayi resiko tinggi diberi vitamin K parenteral dengan dosis 0,5–1 mg I.M
  5. Identifikasi Bayi, Alat pengenal yang efektif harus diberikan kepada setiap bayi baru lahir dan harus tetap di tempatnya sampai waktu bayi dipulangkan (Alfrina, 2002). a). Alat yang digunakan hendaknya kebal air, dengan tepi yang halus tidak mudah melukai, tidak mudah sobek, dan tidak mudah lepas. b). Pada alat/gelang identifikasi harus tercantum: Nama (bayi, ibunya), Tanggal lahir, Nomor bayi Jenis kelamin, Unit. Disetiap tempat tidur harus diberi tanda dengan mencantumkan nama, tanggal lahir, nomor identifikasi. dan Sidak telapak kaki bayi dan sidik jari ibu harus dicetak dicatatan yang tidak mudah hilang. Ukurlah berat lahir, panjang bayi, lingkar kepala, linhkar perut dan catat dalam rekam medis.
  6. Perawatan lain-lain
    Lakukan perawatan tali pusat: a). Pertahankan keadaan tali pusat dalam keadan terbuka agar terkena udara dan tutupi dengan kain bersih secara longgar. b). Lipatlah popok dibawah tali pusat. c). Jika tali pusat terkena kotoran atau tinja, cuc dengan sabun dan air bersih, dan keringkan betul-betul. d). Dalam waktu 24 jam dan sebelun ibu dan bayi dipulangkan kerumah, berikan imunisasi BCG, polio, dan hepatitis B. e). Ajarkan tanda-tanda bahaya (lihat table dibawah) bayi pada orang tua dan beritahu pada orang tua agar merujuk bayi segera untuk perawatan lebih lanjut, jika ditemui tanda-tanda tersebut. f). Ajarkan pada orang tua cara merawat bayi mereka dan perawatan harian untuk bayi baru lahir: Beri ASI sesuai dengan kebutuhan setiap 2-3 jam (paling sedikit setiap 4 jam), mulai dari hari pertama, Jaga bayi dalam keadaan bersih, hangat dan kering, dengan mengganti popok dan selimut sesuai keperluan. Pastikan bayi tidak terlalu panas dan terlalu dingin, Jaga tali pussat dalam keadaan bersih dan kering, Awasi masalah dan kesulitan pada bayi dan minta bantuan jika perlu, Jaga kemanan bayi terhadap trauma dan penyakit/infeksi dan Ukur suhu tubuh bayi jika tampak sakit atau menyusu kurang baik.

BAB III
KESIMPULAN

Praktik kebidanan memiliki tujuan untuk menurunkan/menekan mortalitas dan morbilitas ibu dan bayi yang berdasarkan ilmu-ilmu kebidanan, kesehatan, medis dan sosial untuk memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatan ibu dan janin.

Ruang lingkup pelayanan kebidanan meliputi: 
  • Pelayanan kebidanan (ibu dan anak).
  • Pelayanan keluarga berencana.
  • Pelayanan kesehatan masyarakat.

Pelayanan neonatal esensial dan tata laksana neonatal sakit di luar rumah sakit yang meliputi :
  • Pertolongan persalinan yang atraumatik, bersih dan aman.
  • Menjaga tubuh bayi tetap hangat dengan kontak dini.
  • Membersihkan jalan nafas,mempertahankan bayi bernafas spontan. Pemberian asi dini dalam 30 menit setelah melahirkan.
  • Mencegah infeksi pada bayi baru lahir antara lain melalui perawatan tali pusat secara higienis, pemberian imunisasi dan pemberian asi eksklusif.

Prinsip- prinsip pedekatan asuhan terhadap anak (termasuk didalamnya bayi dan balita) yang dipegang oleh bidan yaitu:
  • Anak bukanlah miniatur orang dewasa tetapi merupakan sosok individu yang unik yang mempunyai kebutuhan khusus sesuai dengan tahapan perkembangan dan pertumbuhannya.
  • Berdasarkan kepada pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga permasalahan asuhan terhadap klien sesuai dengan tahap perkembangan anak.
  • Asuhan kesehatan yang diberikan menggunakan pendekatan sistem.
  • Selain memenuhi keutuhan fisik, juga harus memperhatikan keutuhan psikologis dan sosial.       


DAFTAR PUSTAKA

Depkes RI. 2002. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor:   
           900/Menkes/SK/VII/2002 Tentang Registrasi dan Praktik Bidan. Jakarta: 
           Depkes.

Ikatan Bidan Indonesia. 2002. Kode etik kebidanan. Bandung: Pengurus Daerah 
           IBI Wilayah Jabar.

Pusdiknakes Depkes. RI. 1993. Asuhan Kesehatan Anak Dalam Konteks Keluarga. Jakarta: Depkes.

Admin
Seorang sarjana salah jurusan, penggemar Naruto, hobi membaca komik, nonton Drakor dan Menulis Puisi, Cerpen dan Novel. Pencinta alam dan penggemar Edelweis.

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool