Assalamu'alaikum.... ^_^ Gejala Awal HIV AIDS

Gejala Awal HIV AIDS

Gejala Awal HIV AIDS
Penyakit HIV adalah penyakit yang sangat menakutkan. Bagaimana tidak, selain menimbulkan penderitaan yang hebat, kematian yang besar, juga menimbulkan aib yang mengerikan. Sudah menjadi cerita umum bahwa penyakit ini dikaitkan dengan prilaku seks bebas serta penggunaan narkotika yang salah. Padahal, terkadang seseorang menderita HIV bukanlah karena dua hal tersebut, melainkan karena kecelakaan. 

Kecelakaan yang saya maksud di sini bukanlah kecelakaan mobil atau sejenisnya, akan tetapi suatu kondisi di mana pengidap mendapatkan HIV secara tidak sengaja. Misalnya, seorang pasien yang sakit gigi kemudian datang ke praktik gigi dan tentu saja di sana dia akan mendapatkan tindakan medis sesuai dengan kebutuhannya. Apabila ia akhirnya harus mencabut gigi dan ternyata alat-alat yang dipakai tidak disterilkan setelah pemakaian pada pasien sebelumnya (pasien yang ternyata mengidap HIV), pada akhirnya pasien cabut gigi tersebut pun mengidap HIV. Miris!

Sifat setan adalah, ketika ia mengetahui ia akan menderita (ke Neraka) maka ia akan menjerumuskan orang lain supaya merasakan seperti yang ia rasakan. Begitulah kebanyakan sifat orang-orang yang mengidap penyakit menular, terutama penyakit menular yang menjadi aib baginya. Contoh kedua dari HIV kecelakaan adalah, seorang penderita berusaha menularkan virusnya kepada orang lain yang sehat. Maka ia akan melakukan beragam cara tersembunyi, yang tidak mencurigakan, untuk menularkan. Pernah ditemukan bahwa ada penderita HIV menancapkan jarum pentol di tempat duduk bioskop. Bisa dibayangkan apa yang terjadi pada pengunjung bioskop yang secara tidak sengaja menduduki jarum pentol tersebut. Ada juga penderita HIV lain yang mengoleskan sedikit darahnya ke congkel gigi yang ia taruk bersama congkel gigi lainnya di rumah makan. Dan bisa bayangkan juga apabila ada pengunung rumah makan yang tidak sengaja mengambilnya dan lantas mencongkel giginya. Tiga hal yang saya sebutkan di atas adalah kasus yang sudah pernah terjadi. Jadi, hati-hatilah. 

Apa itu HIV dan apa saja gejala awal terkena HIV AIDS?

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Suatu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh menjadi lemah sehingga tidak dapat melawan infeksi dan penyakit. Sedangkan AIDS adalah singkatan dari acquired immunodeficiency syndrome yaitu sekumpulan gejala penyakit karena sistem kekebalan tubuh yang lemah sehingga dapat mengancam nyawa yang disebabkan oleh virus HIV. Dengan kata lain AIDS adalah tahap akhir dari infeksi HIV, ketika tubuh tidak lagi bisa melawan infeksi yang dapat mengancam jiwa. 

Dengan diagnosis dini dan mengetahui gejala HIV AIDS dan pengobatan yang efektif, kebanyakan orang dengan HIV tidak akan terus mengembangkan AIDS. HIV menular smelalui hubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi, kontak dengan darah yang terinfeksi, menggunakan jarum suntik bersama-sama, mesin tato yang terkontaminasi, dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan atau menyusui. 

Ketika virus HIV masuk ke tubuh manusia, ia akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melemahkan sistem kekebalan tubuh sampai akhirnya menjadi penyakit AIDS. Jika Anda curiga telah terpapar segeralah berkunjung ke dokter sebelum gejala muncul karena ada upaya preventif untuk mencegah terkena HIV. 

Selanjutnya, diperlukan pemeriksaan atau tes untuk menentukan positif HIV atau tidak, silahkan Sampai saat ini belum ditemukan obat HIV / AIDS, tetapi ada obat yang dapat secara dramatis memperlambat perkembangan penyakit dan meringankan gejala HIV AIDS. Obat ini telah mengurangi kematian AIDS di banyak negara maju. 

Tahapan-Tahapan Gejala HIV AIDS

Gejala HIV Fase Primer atau Akut 
Gejala Awal HIV AIDS Banyak orang tidak mengalami gejala apapun setelah terinfeksi HIV. Sedangkan sebagian lainnya mengalami gejala HIV yang mirip flu dalam satu atau dua bulan setelah virus masuk ke dalam tubuh. Pada fase ini disebut sebagai infeksi HIV primer atau akut, bisa berlangsung selama beberapa minggu. Tanda-tandanya :

1. Demam atau panas. 
Menyerupai demam pada umumnya, yaitu suhu tubuh yang tinggi bisa berkisaar antara 38-40 derajat selsius. Demam terjadi ketika tubuh membentuk antibodi dalam melawan virus. 

2. Sakit kepala. 
Adalah efek dari timbulnya demam, ketika demam muncul maka disusul dengan sakit kepala, namun gejala ini tidak selalu ada. 

3. Nyeri otot. 
Sakit atau pegal-pegal pada badan merupakan kondisi umum yang bisa disebabkan oleh penyakit HIV tahap awal, bedakan dengan pegal-pegal akibat kelelahan. Nyeri otot di sini dipengaruhi oleh kondisi tubuh yang meriyang bersamaan dengan demam. 

4. Ruam. 
Memang ini ciri-ciri HIV yang tidak selalu ada dan kehadirannya pun seringkali diabaikan lantaran ruam yang muncul hanya samar-samar, tidak seperti pada campak yang tampak jelas. 

5. Menggigil. 
Ketika suhu tubuh naik tinggi dibanding dengan lingkungan atau suhu ruangan, maka seseorang bisa mengalami menggigil. 

6. Sakit tenggorokan. 
Rasa mirip dengan ketika terkena radang tenggorokan. 

7. Sariawan pada Mulut atau alat kelamin 

8. Pembesaran Kelenjar getah bening, terutama pada leher. 

9. Nyeri sendi 

10. Keringat malam 

11. Diare 

Meskipun gejala HIV primer ini mungkin cukup ringan, namun jumlah virus dalam aliran darah (viral load) sangat tinggi. Sebagai akibatnya, infeksi HIV akan menyebar lebih efisien selama infeksi primer daripada selama tahap berikutnya. Gejala HIV akut ini biasanya hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu, Namun virus masih tetap eksis dalam tubuh. 

Gejala HIV Fase Laten Setelah infeksi awal, seseorang mungkin tidak memiliki gejala apapun. Ini disebut fase laten. Pada beberapa orang, pembengkakan kelenjar getah bening tetap terjadi selama fase laten ini. Jika tidak, maka tidak ada tanda-tanda dan gejala khusus. 

Perkembangan penyakit bervariasi antar individu dimana kondisi ini dapat berlangsung dari beberapa bulan sampai lebih dari 10 tahun. Selama periode ini, virus terus berkembang biak secara aktif dan menginfeksi dan membunuh sel-sel sistem kekebalan tubuh. Padahal sistem kekebalan tubuh kita berfungsi untuk melawan bakteri, virus, dan penyebab infeksi lainnya. 

Sel-sel kekebalan tubuh yang diserang oleh virus HIV yaitu sel-sel yang merupakan pejuang infeksi primer, yang disebut CD4+ atau sel T4. 

Gejala Awal Infeksi HIV Setelah sistem kekebalan tubuh melemah, seseorang yang terinfeksi HIV dapat mengembangkan gejala berikut: 
1. Lemah
2. Berat badan turun
3. Demam dan sering berkeringat
4. Infeksi jamur persisten atau sering terjadi Ruam kulit persisten atau kulit terkelupas
5. Kehilangan memori jangka pendek
6. Infeksi herpes pada mulut, genital, atau anus.

Berkembang menjadi AIDS Jika tidak menerima pengobatan, HIV ini biasanya berkembang menjadi AIDS dalam waktu sekitar 10 tahun. Pada saat AIDS berkembang, sistem kekebalan tubuh telah rusak parah, membuat seseorang rentan terhadap infeksi. 

Gejala AIDS Definisi AIDS termasuk semua orang terinfeksi HIV yang memiliki kurang dari 200 sel CD4+ per mikroliter darah. Definisi ini juga mencakup 26 kondisi penyakit yang umum pada penyakit HIV lanjut, tetapi yang jarang terjadi pada orang sehat. Artinya orang yang terkena HIV karena kekebalan tubuhnya lemah, maka akan mudah terserang infeksi baik oleh bakteri, virus, jamur, parasit, maupun organisme lainnya kondisi ini disebut dengan infeksi oportunistik. Jadi yang menjadi gejala dan penderitaan adalah infeksi yang menyerang (oportunistik), bukan penyakit AIDS itu sendiri. 

Tanda-tanda dan gejala AIDS yang merupakan tanda-tanda infeksi oportunistik adalah sebagai berikut: Keringat berlebihan di malam hari Menggigil atau demam lebih tinggi dari 100 F (38 C) selama beberapa minggu Batuk, karena seringnya terkena peradangan atau infeksi di tenggorokan. Sulit atau sakit saat menelan Sesak napas, bisa terjadi akibat pneumonia atau paru-paru basah yang sering disebabkan oleh mikoorganisme pneumocystic carinii. 

Diare kronis, maksudnya adalah menderita diare yang lama meskipun telah diobati namun tak kunjung sembuh. Bintik-bintik putih Persistent atau lesi yang tidak biasa di lidah atau di mulut (sariawan) Sakit kepala Kelelahan yang terus menerus Penglihatan kabur dan terdistorsi Berat badan turun drastis Ruam kulit atau benjolan Orang dengan AIDS rentan untuk juga terhadap berbagai kanker seperti sarkoma Kaposi, kanker leher rahim, dan kanker sistem kekebalan yang disebut limfoma. Setelah diagnosis AIDS ditegakkan, rata-rata waktu survival diperkirakan 2-3 tahun. Jika merasa ada gejala-gejala HIV AIDS seperti di atas, apalagi termasuk golongan yang berisiko maka segeralah periksakan ke dokter atau RS untuk mendapat kepastian. 

Sumber : http://mediskus.com/penyakit/gejala-hiv-aids
Admin
Seorang sarjana salah jurusan, penggemar Naruto, hobi membaca komik, nonton Drakor dan Menulis Puisi, Cerpen dan Novel. Pencinta alam dan penggemar Edelweis.

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool