Assalamu'alaikum.... ^_^ Permen dari Rayap untuk Kesehatan

Permen dari Rayap untuk Kesehatan

Permen dari Rayap untuk Kesehatan

Permen Rayap untuk Kesehatan

Permen unik ini dibuat oleh Pusat Antar Universitas (PAU) Institute Pertanian Bogor (IPB). Ini adalah penemuan luar biasa yang membuka mata kita dari pandangan buruk tentang binatang ini. Selama ini kita melihat bahwa rayap adalah binatang yang merugikan karena membawa petaka dengan menggerogoti kayu dari bangunan atau juga buku-buku yang disimpan lama. 

Rupanya rayap memiliki manfaat yang tak disangka-sangka bagi manusia. Memang Tuhan tidak pernah menciptakan sesuatu hal dengan sia-sia, hanya saja kita yang tak tidak mengetahuinya. Butuh pengetahuan dan keingintahuan yang besar untuk memperoleh manfaat yang sempurna dari alam. Seperti yang telah dilakukan oleh pakar rayap IPB, Prof. Ir. Dodi Nadika. Beliau mengutarakan bahwa serangga yang dianggap perusak ini memiliki komposisi yang sangat menakjubkan dalam hal gizi. Beliau juga menambahkan bahwa dalam pembuatan permen rayap ditambahkan juga berbagai aroma sehingga akan disukai oleh masyarakat. 

Penelitian menemukan bahwa rayap kayu kering 'cryptotermes cyno-cepphalus light' mengandung protein yang cukup memukau yaitu kurang lebih 14,2 % dari bobot basah tubuh atau 55,7% dari bobot kering tubuh. Selain itu, rayap jenis ini juga katanya mengandung 10,2 % karbohidrat dan lemak sekitar 25,2 % terhadap bobot kering tubuh. 

Ada beberapa daerah yang menggunakan rayap jenis ini untuk dikonsumsi. Ditambah dengan fakta kandungan gizi yang tinggi, maka dari itulah terciptanya permen rayap oleh pihak PAU-IPB. Jadi, ada baiknya bagi yang mudah mendapatkan, konsumsilah permen ini untuk kesehatan. Atau apabila susah mendapatkan, bisa mencari cara memesan, mengingat permen ini sangat baik untuk kesehatan. 

Cara membuat permen rayap

Pembuatan permen berprotein rayap tidak sulit. Yang harus dilakukan adalah membuat pekatan protein dan pembuatan formulasi permen. Proses pembuatan pekatan protein ini dimulai dengan penghancuran tubuh rayap, disusul dengan pemisahan proteinnya melalui metoda pengaturan pH dan pengendapan. 

Pekatan protein tersebut dicampur dengan HFS (sirup fruktoa tinggi) dan kemudian dimasak pada suhu 70-100 derajat celcius. Dalam campuran tambahkan gelatin, dan selanjutnya lakukan proses penghilangan busa, pendinginan dan pencetakan.

Permen rayap yang berhasil dibuat PAU-IPB memiliki penampilan sangat menarik, bukan saja karena bentuk dan ukurannya yang beraneka ragam serta unik, tetapi juga karena warnanya yang dibuat meriah. Selain itu, rasanya pun dapat disesuaikan dengan selera konsumen atau permintaan pasar. Aroma asli sang rayap sebagai bahan dasar dapat dikendalikan melalui penambahan `flavoring agent. 

Dikatakan, pemanfaatan rayap menjadi permen jelas sangat menarik. Bukan saja karena dapat menunjang upaya pengendalian hama perusak kayu, tetapi juga karena merupakan proses nilai tambah. 

Dari organisme perusak yang secara ekonomis tidak berharga, diubah menjadi bahan makanan yang bergizi dan berpenampilan menarik, sehingga sesuai bagi konsumen menengah ke atas. Sekarang tantangannya adalah, adakah orang yang siap untuk membudidayakan rayap dalam skala komersial?
Admin
Seorang sarjana salah jurusan, penggemar Naruto, hobi membaca komik, nonton Drakor dan Menulis Puisi, Cerpen dan Novel. Pencinta alam dan penggemar Edelweis.

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool