Assalamu'alaikum.... ^_^ Penyakit-penyakit yang Membutuhkan Infus

Penyakit-penyakit yang Membutuhkan Infus

Penyakit-penyakit yang Membutuhkan Infus



Banyak orang yang datang ke tempat pengobatan untuk berobat rasanya kurang pas bila mereka tidak mendapatkan terapi injeksi atau juga infus. Padahal belum tentu penyakit yang mereka derita membutuhkan terapi tersebut. Sebenarnya pengobatan yang tidak dibutuhkan pasien, dan kemudian seorang petugas kesehatan memberikan pengobatan tersebut, maka tindakan tersebut sama sekali tidak membawa efek yang menguntungkan bagi pasien. Bahkan hal buruknya, malah tindakan tersebut akan membawa efek tidak baik. 

Infus adalah terapi cairan yang digunakan langsung ke dalam pembuluh darah vena. Cairan ini terdiri dari elektrolit-elektrolit yang berbeda-beda sesuai dengan jenis infusnya. Misalnya Dekstrosa, kandungannya adalah gula. Dan NaCL berisi garam. Selain itu ada juga yang sangat komplek, yang hampir menyerupai komponen elektrolit tubuh secara menyeluruh. Fungsi infus sendiri adalah untuk menggantikan cairan elektrolit tubuh, selain itu berguna juga untuk pengobatan jangka panjang yang membutuhkan saluran vena untuk terbuka. Contohnya pada pemberian antibiotik intravena yang harus diberikan tepat dalam jam-jam tertentu. Tindakan tersebut akan sangat menyusahkan bila setiap disuntikkan pasien harus ditusuk berulang kali setiap tiba jadwal penyuntikan. 

Setiap jenis cairan infus memiliki kegunaan yang spesifik. Jadi, infus yang digunakan untuk pasien tiphoid tidak sama dengan infus yang digunakan untuk pasien stroke. Dan secara sederhana infus adalah tindakan untuk pemenuhan cairan. Kita membutuhkan tindakan ini bila kekurangan cairan, atau kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan cairan. Jadi, apabila hanya batuk-pilek, atau sakit kepala, sudah pasti tindakan ini akan tidak berguna. 

Berikut ini adalah beberapa jenis kondisi yang membutuhkan tindakan infus, yaitu: 

1. Luka Bakar 

Kondis luka bakar yang parah dan luas akan membuat pasien kehilangan cairan tubuh sehingga akan rawan untuk dehidrasi. Jadi, tentu saja harus segera dilakukan pemasangan infus untuk menggantikan cairan yang hilang. Namun, tindakan ini pun disesuaikan dengan luasnya luka bakar. Bila luka bakar kecil, tindakan ini tidaklah diperlukan. 

2. Kecelakaan atau perdarahan.

Infus diperlukan bagi pasien kecelakaan yang menyebabkan perdarahan hebat, selain itu tindakan ini juga diperlukan untuk menghindari syok dengan segera mengganti cairan tubuh yang hilang. Selain itu, perdarahan lainnya seperti pada kasus BAB darah atau muntah darah, juga harus dilakukan tindakan ini. Ini juga berguna untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. 

3. Diare

Diare hebat akan menyebabkan tubuh menjadi dehidrasi. Hal ini karena tubuh tidak bisa melakukan reabsorbsi cairan di usus besar dan selalu dikeluarkan. Pemasangan infus dengan segera adalah tindakan yang sangat tepat. Ini akan sangat membantu untuk menyeimbangkan elektrolit tubuh, serta menjaga jumlah cairan tubuh yang cukup agar pasien tidak mengalami masalah kegawatdaruratan. 

4. Sakit Berat

Cairan infus sangat berguna untuk kondisi ini, dimana pasien sakit berat yang selalu membutuhkan terapi obat melalui pembuluh darah (agar bereaksi cepat) akan sangat mempermudah bila diberikan melalui jalur infus. Selain itu, pasien dengan kondisi seperti ini biasanya akan susah menelan, jadi obat-obatan per oral tidak akan optimal dengan kondisi seperti ini. Jalan termudah adalah melalui jalur infus. 

5. Mual dan Muntah.

Infus juga dipasang pada pasien mula-muntah. Hal ini karena mereka yang mengalami kondisi ini akan sulit mengunyah dan menelan, sementara kelangsungan pengobatan sangat penting. Selain itu, kondisi seperti ini juga akan menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit. Jadi infus sudah pasti sangat berguna. 

6. Tidak Sadar.

Pada pasien dengan kondisi tidak sadar, tidak memungkinkan bagi mereka untuk diberikan obat melalui mulut (oral). Pemberian secara oral dapat membuat pasien tersedak, lebih buruk lagi dapat mengakitbatkan kematian. Pemberian infus di sini selain dilakukan dalam rangka pemberian obat juga untuk keseimbangan elektrolit.

7. Terapi dalam kondisi khusus
Pada beberapa kondisi khusus, infus dapat juga digunakan sebagai terapi. Misalnya pada keadaan koma hiperosmolar hiperglikemik, yaitu kondisi dimana seorang dengan kadar gula yang sangat tinggi sehingga terjadi gangguan kesadaran. Dalam kondisi ini infus diberikan dengan cepat untuk mengembalikan keseimbangan cairan dan menurunkan kadar gula agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut.

Jadi, tidak semua penyakit membutuhkan jalan terapi seperti ini. Semua terapi hanya akan bermanfaat bila digunakan dengan tepat, tak terkecuali infus. 
Admin
Seorang sarjana salah jurusan, penggemar Naruto, hobi membaca komik, nonton Drakor dan Menulis Puisi, Cerpen dan Novel. Pencinta alam dan penggemar Edelweis.

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool